JANGAN RIBUT, MASIH ADA HARAPAN

Renungan Selasa, 13 Oktober 2020

Dikisahkan seorang pemuda bernama Eutikhus yang jatuh sebab tertidur di jendela. Sebenarnya sudah mati, artinya sudah tidak ada harapan, sesuatu yang ‘sangat tidak mungkin’ untuk dapat hidup kembali. Tetapi nyatanya Pemuda ini hidup kembali dan diantar pulang ke rumahnya. Apa yang mau kita lihat dan hidupu dari peristiwa ini? Pertama, yakin bahwa masih ada kuasa Allah dalam diri kita. Paulus merebahkan tubuhnya dan mendekapnya, artinya memberi kehangatan, artinya ada kuasa yang berpindah, kita masih memiliki sesuatu yaitu ”Mengimani kuasa Allah”. Kedua, Tetap Tenang dan Tetap Berdoa. Paulus berkata:”Jangan ribut….” Rupanya komentar banyak orang waktu itu sangat beragam dan cenderung negatif, saling menyalahkan satu dengan yang lain; Orang hanya ribut….artinya tidak dapat menguasai diri bahkan kadangkala menyalahkan Tuhan. Seperti Paulus berkata: ”Diam! Orang bijak jika ada masalah tidak panik, tetap diam dan terus berdoa. Ketiga, Masih ada Harapan. “…sebab ia masih hidup.” Sebenarnya Euthikus sudah mati (Kis 20:9); Tetapi Paulus berkata:…”masih hidup”; Artinya punya harapan; Segala sesuatu di bawah kolong langit ini masih bisa diubah dan berubah. Di dalam Yesus kita kaya harapan!

“Tetapi Paulus turun ke bawah. Ia merebahkan diri ke atas orang muda itu, mendekapnya, dan berkata: “Jangan ribut, sebab ia masih hidup.” (KP.Rasul 20,10)

BE.189,1+4  “O Jesus Na Pangolu Au”

O Jesus na pangolu au, Anak ni Debata/ Asi rohaM sai togu au, Sahat tu Debata.

Dibuat Ho do arsakki, Pahehe rohangkon/ Na sonang au binahen ni, Di hapogosonkon.

Doa

Terpuji namaMu ya Allah Bapa, atas segala kasihMu yang menyelamatkanku di dalam Yesus Kristus Tuhan. Amin.

Selamat hari Selasa

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *