DITEGOR DAN DIHAJAR

Renungan Kamis, 15 Oktober 2020

Kasih adalah sifat dasar Allah karena itu Allah adalah kasih. Kita adalah tujuan dari kasihNya. Perjalanan hidup kita ini tidak terlepas dari kasih ilahi. Beragam cara dan tindakan Allah untuk menunjukkan kasih-Nya kepada kita. Kitab 1Yoh.4:7 menjelaskan bahwa kasih itu berasal dari Allah dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Itulah sebabnya Allah meminta kita untuk saling mengasihi. Sungguh indah bila kita saling mengasihi! Nas hari ini memberitahukan kita, ternyata Kasih itu berhubungan dengan teguran dan pendisiplinan. Pada umumnya manusia tidak suka dengan teguran dan tindakan pendisiplinan meski itu bertujuan mulia. Teguran dan tindakan pendisiplinan lebih sering menyebabkan kekecewaan, sakit hati dan mudah untuk putus asa. Tetapi sesungguhnya kasih itu mendidik dan mengubahkan bukan membiarkan. Salamo berkata, “Lebih baik teguran yang nyata dari pada kasih yang tersembunyi” (Amsal 27:5). Ketika orang tua mengetahui anak-anaknya salah, reaksi normal mereka adalah memarahi, menasehati dan terkadang memberikan tindakan pendisiplinan. Allah pun demikian terhadap kita. Saat Ia tahu kita salah, Allah tidak segan-segan untuk menasehati bahkan menghukum kita. Itu adalah tanda Ia mengasihi kita. Kasih bukan membela yang salah, kasih bukan semata-mata membalas budi baik orang yang mengasihi kita tanpa pamrih, tapi kasih juga rela berkorban dan menegur apabila salah. Teguran bermanfaat bagi kita supaya kita bisa bertindak hati-hati agar tidak melakukan kesalahan dan tidak berkubang dalam dosa. Bila kita dihajar Tuhan dan berbalik seketika itu juga Tuhan mampu menolong supaya kita sebagai anak-anak-Nya terselamatkan dari hukuman dosa. Nikmatilah kasih Tuhan dengan kebaikan-Nya, pengorbanan-Nya, pemeliharaan-Nya, tetapi juga teguran-Nya dalam hidup kita.

“Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!” (Wahyu 3,19)

BE.212,1+6 “Haholongon na Badia”
Haholongon na badia, Sian Tuhan Jesus i/ Sai songopi, sai bongoti, Roha dohot tondingki.
Haholongon sian Jesus, Sai paias rohangkon/ Sai pabali nasa tihas, Asa ias tondingkon.

Doa
Ya Allah Bapa di dalam Tuhan Yesus yang penuh kasih, karuniakanlah aku hati yang lembut saat menerima teguran dariMu. Amin

Selamat hari Kamis
(Pdt.Anggiat Saut Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *