ALLAH TUHAN KITA MENJADI RAJA

Renungan Jumat, 16 Oktober 2020

Ada satu hal yang mesti kita perhatikan dalam kekristenan kita bahwa tidak ada alasan bagi kita untuk “mendewakan” dirinya atau orang lain. Merupakan satu kedurhakaan bagi kita masih hidup dalam pengaruh okultisme (perdukunan, menyembah hantu, dan sejenisnya). Tidak ada yang lain, panggilan bagi orang percaya adalah kasih dan taat kepada Allah, merendahka diri dihadapan Allah, dan menyembah Allah Raja Yang Mahakuasa. Tidak baik menduakan Allah. Itu adalah larangan utama Allah untuk tidak dilanggar (ingat Hukum Taurat I). Wahyu 19:1-10 berisi dua nyanyian kemenangan. Nyanyian pertama adalah puji-pujian dari orang-orang kudus kepada Allah karena kejatuhan Babel (19:1-4); dan nyanyian kedua beralih dari hukuman atas Babel menjadi nyanyian pujian karena kedatangan Kerajaan Allah dimana Anak Domba Allah menjadi Raja dan sebagai Pengantin yang sudah mempersiapkan dan memperlengkapi mempelai-Nya, yaitu Gereja, dalam kekudusan (19:6-10). Seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti guruh yang hebat. Begitulah gambaran perayaan yang menyanyikan kemenangan yang diawali dengan ‘Haleluya’ (Puji Tuhan).  Jamuan Perjamuan Anak Domba telah siap sedia. Yesus akan segera datang untuk menjemput orang percaya. Kedatangan Yesus Kristus merupakan sukacita bagi jemaat yang merindukan kedatangan-Nya. Dan kedatangan Yesus akan mengakhiri semua penderitaan yang dialami dan memasuki suasana sukacita sorgawi dalam kerajaan Allah. Yang perlu kita persiapkan saat ini adalah beriman serta berpengharapan untuk memastikan diri sebagai orang yang diundang pada pesta perkawinan Anak Domba dengan Gereja-Nya.

“Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.” (Wahyu 19,6)

BE.5,8  “Sai Tapuji Ma Tuhanta”

Debatanta do rajanta salelenglelengna I Ala ni las ma rohanta hita na porsea I Taendehon Debata rap mandok Haleluya

Doa

Ya Allah Bapa di dalam Yesus Kristus, jadikanlah aku menjadi pribadi yang setia agar layak menerima keselamatan yang daripadaMu.

 Selamat hari Jumat

(Pdt.Anggiat Saut Simanullang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *