JANJI ALLAH

Renungan Selasa, 20 Oktober 2020

Janji dapat memberi kita keyakinan akan kebenaran yang akan dilakukan oleh mereka yang telah menyampaikan janji. Namun, janji terkadang tidak berarti bahkan tidak dipercayai lagi ketika telah diingkari. Apalagi jika kita terkenal sebagai tukang ingkar janji, maka tidak ada seorangpun yang mau percaya lagi dengan kita. Berbeda dengan janji manusia yang sering diingkari, janji Allah itu ya dan amin, bersifat kekal dan tidak akan pernah diingkari. Allah berjanji kepada Israel melalui nabi Yehezkiel, akan mempersatukan kembali kerajaan Israel dan Yehuda yang terpecah-pecah. Allah berjanji akan berdamai dengan Israel dan akan memberkati mereka selama-lamanya. Perjanjian ini menjadi perjanjian kekal, yaitu berlaku selamanya. Janji Allah inilah yang seharusnya membuat bangsa Israel percaya
dan hidup taat kepada Allah. Dalam Nas ini juga Allah mengutarakan janjiNya yaitu “Memberkati dan membuat mereka banyak”. Allah tidak pernah ingkar janji kepada siapapun. Maka percayalah dan ingat selalu janjiNya kepada kita.

“Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudusKu ditengah-tengah mereka untuk selamanya” (Yehezkiel 37:26)

BE. 766: 1 “Padan Na Uli”
Padan na uli ho dang hulupahon, ndang pola mabiar au dingolungki. Nang pe holom do dalan siboluson, ro do hatiuron sian langit i. Ho tung so huhalupahon, Au do manogihon Au do mangondihon. Ho tung so huhalupahon, Au do margogoihon pos ma rohami.

Doa
Kami percaya ya Tuhan, bahwa Engkau tidak pernah ingkar janji dan telah menggenapi janjiMu dalam Yesus Kristus. Amin

Selamat hari Selasa
Bvr.Lambok Parapat
Tuhan Memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *