MENAATI PEMERINTAHKU

Renungan Kamis, 22 Oktober 2020

Setiap aturan yang dikeluarkan pemerintah selalu mengundang pro dan kontra. Bukan hanya di negara kita, melainkan juga di negara-negara lain, dan hal itu bahkan sudah terjadi sejak zaman Rasul Paulus. Bagaimana seorang pengikut Kristus harus bersikap? Bacaan kita hari ini mengingatkan dua hal penting. Pertama, pemerintah ada karena perkenan Allah (ayt 1). Entah mereka baik atau buruk, Tuhanlah yang mengizinkan mereka berkuasa. Kita tunduk pada pemerintah, bukan berdasarkan baik tidaknya mereka, tetapi karena kita menghormati Allah yang menetapkan mereka. Kedua, karena pemerintah ditetapkan oleh Allah, maka otoritas tertinggi ada di tangan Allah. Pemerintah yang memimpin menurut cara Allah akan memimpin dengan adil. Jika perintahan mereka berlawanan dengan firman Tuhan, yang mutlak harus ditaati adalah Tuhan. Sekarang, kita sebagai warga apakah sudah benar-benar taat kepada Pemerintah? Terlebih pada masa Pandemi Covid_19 ini. Pemerintah telah membuat protokol kesehatan untuk pencegahan penularan covid 19 ini. Apapun jawaban kita yang pasti marilah kita laksanakan supaya kita menjadi masyarakat yg taat akan Tuhan dan Pemerintah. Ingatlah, kita menaati mereka karena kita menghormati Tuhan. Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. (Roma 13:1)

BE. 280: 3 “Tontong tutu na Denggan do”
Diboto Debatanta i na denggan i di hita Naso tagamon baenonni naso ture di hita. Dibahen i di rohangki, denggan do unduk hita, di hata ni Tuhanta

DOA
Ya Tuhan, ajarilah kami dan tuntun supaya menjadi warga yang taat kepada Pemerintah kami yang sesuai kehendakMu. Amin

Selamat Hari Kamis
Bvr.Lambok Parapat
Tuhan Memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *