RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN RABU, 11 NOPEMBER 2020

Bacaan Pagi : Yeremia 31 : 31 – 34
Bacaan Malam : Mateus 24 : 29 – 35

Nas hari ini:
“Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.” (1 Korintus 10 : 23)

KEBEBASAN YANG DIKEHENDAKI TUHAN

Kebebasan telah dibuka sejak kita memasuki era reformasi. Banyak orang tidak siap menghadapi arti reformasi. Bagi banyak orang, reformasi artinya bisa melakukan apapun semaunya tanpa batas, termasuk di dalamnya memaksakan kehendak, kalau perlu dengan kekerasan. Kebebasan bukanlah berarti bisa melakukan apapun seenaknya. Kebebasan seharusnya bisa dipertanggungjawabkan dan dipakai untuk tujuan-tujuan yang positif. Sebuah kebebasan seharusnya membuat kehidupan di muka bumi ini semakin damai dan sejahtera bukan semakin kacau. Namun masalah atau kekeliruan orang dalam mengartikan kebebasan itu sudah terjadi sejak dahulu kala bukan sekarng. Kita bisa belajar dari apa yang dikatakan Paulus dalam surat 1 Korintus 10. Paulus berkata: “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. “Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun.” (1 Korintus 10:23). Dari ayat ini kita bisa belajar apa yang bisa kita jadikan sebuah dasar pertimbangan dalam menyikapi kebebasan, yaitu: apakah kebebasan itu bermanfaat bagi kita dan sesama atau tidak? berikutnya, apakah kebebasan yang kita peroleh itu membangun kehidupan kita atau tidak? Apakah itu memberkati apapun yang ada di sekeliling kita atau malah membuatnya semakin kacau? Ini merupakan hal yang penting untuk kita sikapi dalam mengartikan kebebasan. Sebab apalah gunanya kita melakukan sesuatu apabila itu malah membuat kita semakin menjauh dari Tuhan dan semakin menghancurkan hidup kita. Kebebasan diberikan kepada kita bukan untuk membuat segalanya semakin buruk, tetapi justru agar kehidupan manusia bisa semakin baik. Mari nyatakan bagaimana bentuk kebebasan yang semestinya seperti apa yang dikatakan firman Tuhan.

BE. 716 : 1 “Di na mamolus sandok ngolu on”
Di na mamolus sandok ngolu on, gok do na marsak gale. Boan sinondang tu naholom , asa margogo muse. Bahen ma ahu parhiteanMu, pasupasuM mabaor ma i. Ale Tuhanku patupa ma au baen pasu-pasu tu dongan sude.

Doa
Ya Tuhan, ajarilah kami untuk memakai kebebasan yang Engkau berikan kepada kami untuk kemuliaanMu. Amin

Selamat Pagi dan Selamat Beraktivitas bagi kita semua 😊😊

Tuhan Yesus Memberkati
Bvr. Lambok Parapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *