RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN SELASA, 24 NOPEMBER 2020

Selasa, 24 November 2020

Bacaan Pagi     : Kejadian 6,1-8

Bacaan Malam  : Roma 2,1-16

 Nas Hari Ini:

”Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta”(Markus 13,35). 

BERJAGA-JAGALAH!

“Menunggu merupakan pekerjaan yang paling membosankan”, ini adalah ungkapan yang umum kita dengar. Ungkapan ini ada benarnya karena masa penantian yang berkepanjangan, tanpa mengetahui dengan jelas kapan tiba waktunya, kerap membuat kita menjadi jemu, lelah, kesal, dan lengah. Akibatnya, berbagai kenikmatan dan daya tarik dunia yang begitu menggoda akan membuat kita gampang jatuh ke dalam dosa. Nas renungan hari ini merupakan bagian akhir dari Khotbah Tuhan Yesus tentang Akhir Zaman. Tuhan Yesus memanggil kita untuk senantiasa waspada dan berjaga-jaga supaya kita tidak lengah dalam menantikan kedatangan-Nya yang kedua. Panggilan terakhir untuk berjaga-jaga diberikan dalam bentuk perumpamaan, seperti seseorang yang akan bepergian dan menyerahkan tanggung jawab kepada para hambanya, setiap orang menerima tugasnya dan secara khusus penunggu pintu diminta supaya berjaga-jaga. Sekali lagi, Tuhan Yesus memberikan peringatan: “Karena itu berjaga-jagalah”, sebab kita tidak tahu kapan waktunya Tuhan (Sang Tuan Rumah) datang. Waktu senja, tengah malam, waktu ayam berkokok, atau pagi hari, tampaknya penulis Injil Markus menggunakan empat waktu giliran jaga malam bagi orang Romawi. Saat Ia datang kedua kalinya, Tuhan mengharapkan agar umat-Nya tidak didapati sedang tertidur. Khotbah ini diakhiri dengan peringatan yang berulang: “Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: “berjaga-jagalah”. _*Melalui bacaan hari ini kita diingatkan untuk menyadari bahwa Tuhan datang pada saat yang tak terduga. Sebab itu, marilah kita membangun sikap seorang hamba yang senantiasa waspada, setia, baik, taat, dan bertekun dalam mengusahakan semua hal yang dapat menyenangkan hati-Nya.*_ Semoga saat kedatangan-Nya kembali, Tuhan melihat kita dalam kondisi terjaga dan telah menyelesaikan tugas serta tanggung jawab kita, dan bukan dalam keadaan lengah dan tertidur. Dengan demikian, kita dianggap layak menerima upah dan mengalami kebahagiaan abadi bersama Allah dalam kerajaan-Nya. Karena itu berjagajagalah!

BE.539,3 “Sai Hutagam Do Tuhanku”

Sai rade, ale tondingku, tagam panjouonNa i/ Sai tu langit an manomu ho di Jesus  Tuhanmi/ Sai mardongan olopolop, HuriaM managam Ho/ Maranata, ro o Tuhan, Amen, sai tibu ma ro

 Doa

Allah Bapa di Surga, jangan biarkan hidupku terlena karena dunia ini, berilah kekuatan dan kemampuan untukku mampu selalu berdoa dan berjaga-jaga, menantikan kedatangan AnakMu Yesus Kristus. Amin

Selamat beraktivitas hari ini

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *