RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, RABU 09 DESEMBER 2020

Bersorak-sorailah dan bersukarialah, hai puteri sion, sebab sesungguhnya aku datang dan diam ditengah-tengahmu, demikianlah firman Tuhan. “Zakharia.2:10”

TUHAN YANG MENUNTUN

Zakharia membawa berita sukacita kepada bangsa Israel, bahwa Allah akan diam ditengah-tengah mereka dan memulihkan keadaan Yerusalem dengan kemuliaan yang melampaui kemuliaan kota manapun yang ada di dunia. Tuhan sendiri akan hadir ditengah-tengah kota itu dengan kemuliaanNya yang sempurna. Janji Tuhan kepada bangsa Israel sama dengan janjiNya kepada kita. Tuhan menjanjikan hal-hal yang dapat kita nikmati di dalam hidup kita, dan sekaligus Dia menjanjikan kehidupan yang kekal yang dapat kita nikmati di dalam zaman yang baru kelak. Hal yang Ia janjikan adalah hal yang dapat menguatkan kita untuk hidup dengan penuh pengharapan selama kita di dunia ini. Tuhan menuntun kita untuk mengikuti Dia di tengah-tengah dunia ini bukanlah hal yang mudah. Begitu banyak kesulitan menghadang kita, godaan dosa terus menghadang tak henti-hentinya. Penderitaan yang berat ataupun hiburan dunia yang palsu inipun bisa saja menjauhkan kita dari Tuhan. Hidup penuh tantangan dapat membuat kita berhenti berharap kepada Tuhan atau bahkan kecewa kepadaNya. Tetapi tidak satupun dari semua kesulitan itu membuat kita gagal mengikuti Tuhan jika Tuhan sendiri beserta kita dan memberikan kita pandangan ke arah Yerusalem yang baru. Tidak ada langkah yang terlalu berat jika kita berjalan bersama dengan Dia menuju Yerusalem yang baru.
Jika kita telah memilih pengharapan yang kuat ini, jika kita tau bahwa baik air mata, penderitaan,kesulitan hidup,godaan dosa, tipuan kesenangan dunia yang membelenggu, kecemaran, dan semua hal lain tidak akan membuat kita tersandung. Mengapa? Karna Tuhan menuntun kita. Amin.

BE.NO.806:1 “AHA PE MASA DINGOLUMON”
Ahape masa dingolumon, Tuhan manjaga ho.HolongNa do mangondihon ho, Tuhan manjaga ho. Tuhan manjaga ho, las pe roham, marsak pe ho, sai diramoti ho, Tuhan manjaga ho.

DOA
Ajari Kami ya Tuhan agar kami senantiasa berjalan di jalan yang Tuhan kehendaki, karna kami tau Tuhan senantiasa menuntun hidup kami.

Selamat pagi dan selamat beraktifitas

TUHAN MEMBERKATI
Bvr. Relita Simangunsong

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SENIN, 07 DESEMBER 2020

“Suatu tunas akan keluar dari Tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkal-Nya akan berbuah.” (Yesaya 11:1).

MENANTIKAN KESELAMATAN
Kata menantikan diartikan dengan sebutan, menunggu kedatangan orang atau sesuatu yang akan datang. Banyak pandangan yang menyatakan bahwa hal menantikan adalah hal yang membosankan dalam kehidupan. Dan tidak sedikit manusia menghindar dari hal yang seperti ini.  Keselamatan adalah “pembebasan” atau pun “keamanan” dari kodrad berdosa, dan merupakan janji akan kehidupan kekal melalui Roh. Dengan demikian menantikan keselamatan dapat diartikan sebagai sesuatu hal yang dilakukan dalam penantian anugerah keselamatan yang akan diberikan Allah kepada manusia berdosa. Hal inilah yang ditekankan oleh nabi Yesaya, bagaimana dalam penyambutan kedatangan kelahiran Yesus kedunia harus sabar dan berpengharapan teguh kepada Allah. Yesaya memberikan gambaran yang indah tentang dunia baru masa depan diperintah oleh  Sang tunas (yaitu “Yesus Kristus”). Dalam bahasa Ibrani disebutkan netzer (Tunas). Yang juga merupakan akar kata dari nama Nazaret. Yang semua pengertian tersebut adalah menuju kepada kedatangan “orang dari tunas” (Yesus Kristus). Dia akan timbul sebagai tunas dari tunggal Isai, yaitu ayah Daud. Dan akan menjadi pemimpin dunia yang dipulihkan kepada kesejahteraan, kebenaran dan kebaikan. Hal inilah yang dinubuatkan nabi Yesaya bahwa kedatangan sang Juruselamat itu akan segera datang. Yesaya ingin menekankan bahwa bertahanlah dalam kesetiaan menantikan sang Juruselamat “Tunas baru” (Yesus Kristus). Karena kedatangan-Nya bukan untuk orang lain, tetapi adalah untuk diri kita sendiri. Dia ingin menyelamatkan seluruh manusia yang percaya kepada-Nya dari belenggu dosa dan kematian, supaya manusia itu beroleh keselamatan dan kehidupan kekal selama-lamanya.

BE.58:4 “Martumbur tungko-tungko”
Pinuji ma Jahowa,na asi roha i.Dilehon do anakNa,hangoluantai.Girgir ma hita on,mamuji Debatanta,ala basaninon.

DOA
Bapa Kami yang di sorga,  ajarlah kami Tuhan membuka hati kami kapada kedatangan Yesus itu. Amin.

Selamat pagi dan selamat beraktifitas

TUHAN MBERKATI
Bvr.Relita Simangunsong

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SABTU, 05 DESEMBER 2020

Mazmur 85: 3
Engkau telah mengampuni kesalahan umatMu, telah menutupi segala dosa mereka. Sela

PENGAMPUNAN ALLAH
Allah adalah pengasih, penyayang dan pengampun yang tidak pernah bosan-bosannya melihat tingkah laku manusia yang sering mendukakan hatiNya oleh karena perbuatan dosa. Dan akibat perbuatan dosa tersebut manusia itu menjadi sakit dan butuh pemulihan dari Allah. Bagaimana caranya manusia itu supaya dapat pulih dan diampuni Allah? Yaitu dengan cara kembali kejalan Tuhan. Dalam renungan ini Pemazmur menyadari dan mensyukuri bahwa Allah berkenan memulihkan dan mengampuni umat-Nya karena amarah Allah terhadap keberdosaan umat-Nya telah reda (2-4). Pemazmur juga menyadari bahwa pemulihan dari Allah itu senantiasa dibutuhkan oleh manusia. Dalam kelemahannya, manusia selalu jatuh dalam dosa. Itu sebabnya, setiap saat manusia, dapat menyakiti hati Allah dan merusak relasi yang selama ini telah dibangun bersama Allah. Jauhilah hal-hal yang tidak inginkan oleh Allah dan Marilah kita kembali ke jalan Tuhan supaya kita diampuni dan dipulihkanNya.

BE. 182: 2 “Tu Jolom o Debatangku”
Husolsoli do rohangku na gok dosa i tontong, ai godang ariaringku na hubahen ambolong

Doa
Ya Tuhan ampunilah kiranya kami dari setiap dosa dan pelanggaran yang kami lakukan didalam kehidupan kami ini dan Pulihkanlah hidup kami, agar kami dapat menikmati kasihMu. Amin

Selamat Pagi dan selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Terimakasih telah membaca dan melakukan 🙏🙏😊😊

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SELASA, 01 DESEMBER 2020

Yoel 3 : 18
“Pada waktu itu akan terjadi, bahwa gunung-gunung akan meniriskan anggur baru, bukit-bukit akan mengalirkan susu, dan segala sungai Yehuda akan mengalirkan air; mata air akan terbit dari rumah Tuhan dan akan membasahi lembah Sitim”

TUHAN HADIR DITENGAH UMATNYA
Setelah melewati pergumulan, bencana dan berbagai peristiwa yang memilukan, hal yang indah adalah mengetahui bahwa Allah ada di tengah-tengah umat-Nya. Ia mau menyatakan kasih dan kuasa-Nya. Kehadiran Allah itu pertama-tama dinyatakan lewat tindakan menghancurkan bangsa-bangsa musuh yang selama ini mendatangkan malapetaka, kemiskinan, dan penindasan bagi umat Allah. Ini menyatakan bahwa tangan Tuhanlah yang akan membalas semua kekejaman yang telah mereka lakukan. Bentuk tindakan Allah menghukum bangsa-bangsa karena kejahatan mereka itu berupa: seruan perang kepada bangsa-bangsa, bukan saja kepada serdadu baik yang ahli, tetapi juga yang tidak terlatih, yakni para petani dan pekerja di ladang. Semua orang didesak agar bersiap menyambut kedatangan hari Tuhan yang berarti juga hari pembalasan Tuhan. Persiapan menghadapi hari Tuhan digambarkan sama dengan menghadapi perang. Allah akan datang pada hari-Nya itu sebagai hakim, di mana bangsa-bangsa dituntut Tuhan atas kesalahan yang telah mereka lakukan. Kekuatan Tuhan pada hari Tuhan itu diibaratkan seperti singa yang mengaum siap melindungi umat-Nya. Pada waktu itu, tiada yang sanggup menghalangi kekuatan Tuhan, bahkan benda penerang pun menjadi tidak berguna. Saat Allah hadir, kehidupan umat-Nya akan merasakan sukacita dan berkat melimpah (ayat 18). Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya sendirian. Ia selalu hadir menyatakan kasih dan perlindungan-Nya. Berkat dan kekuatan-Nya senantiasa tersedia bagi orang-orang yang mengandalkan Dia.

BE. 774 : 1 “Tung Mabaor Sian Ho”
Tung mabaor sia ho, mual hangoluan i. Ai torop pe batang aek angka dolok dohot rura. Nang pe langit, dohot tano. Ho do na manonpa i, Ho do namanompa i Ho do na manompa i, Ho do na manompa i

DOA
Terimakasih ya Allah Bapa atas anugrah dan kebaikanMu yang selalu kami rasakan didalam kehidupan kami ini, biarlah segala sesuatu yang terjadi didalam hidup kami ini, untuk lebih mendekatkan diri kami kepadaMu. Karna kami yakin Engkau selalu bersama dengan kami. Amin

Selamat pagi dan selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SELASA, 08 DESEMBER 2020

“Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal” (Yesaya 26:4).

PERCAYALAH KEPADA TUHAN

Percaya adalah tindakan iman seseorang kepada yang Allah yang berkuasa atas dirinya. Percaya itu tidaklah sementara tetapi percayalah kepada Tuhan selama-lamanya. Sekalipun kita belum menerima apa yang Tuhan janjikan, sekalipun kita belum melihat mujizatNya terjadi, sekalipun kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, tetaplah percaya kepada Tuhan, tetaplah setia kepada Tuhan, tetaplah mengasihi Tuhan karena Tuhan itu baik dan Ia selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anak-Nya, Ia selalu peduli dan selalu mengasihi kita.Mengapa kita percaya kepada TUHAN? Sebagaimana disampaikan dalam nas ini  bahwa TUHAN adalah Gunung Batu kita. Ada gunung batu yang sementara; ada gunung batu yang kekal. Gunung batu yang kekal tetap berdiri kokoh dan menjadi tempat berlindung bagi semua orang percaya di tengah deru dan goncangan perubahan zaman. Tuhan Allah adalah gunung batu yang kekal. Ketika bumi hancur seiring hancurnya bangsa-bangsa maka tidak ada lagi orang yang bisa diandalkan; tidak ada lagi tempat berlindung bagi manusia. Yang tinggal tetap hanyalah Tuhan. Tuhan yang menghancurkan bangsa-bangsa di bumi karena menganggap diri kuat dan perkasa. Tuhan membangun kota yang kuat dikelilingi tembok dan benteng untuk menjamin keselamatan bagi umat-Nya. Siapakah yang akan masuk ke dalam kota yang kuat itu? Pintu gerbang kota itu akan terbuka bagi semua orang yang percaya kepada Tuhan; orang-orang benar, orang-orang sengsara dan lemah yang tetap setia dan hatinya teguh karena memercayakan hidupnya kepada Tuhan. Tuhan pun akan menjaga mereka dengan damai sejahtera dan membuat mereka berkuasa atas orang-orang kuat.

BE.No.10:1″Hupuji hupasangap Ho”
Hupuji hupasangap Ho,amang pardenggan basa.Ai jadijadianMu do sude angka na masa. Ditompa Ho do sasude, dagingku rodi tondi pe,pinuji ma goarMu.

DOA
Ya Tuhan, berikanlah kami iman yang teguh untuk tetap percaya kepada-Mu sampai selama-lamanya, sebab Engkaulah Gunung Batu tempat kami berlindung. Amin.

Selamat Pagi dan selamat beraktifitas.

TUHAN MEMBERKATI
Bvr.Relita Simangunsong

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN KAMIS, 03 DESEMBER 2020

Lukas 17: 22
“Dan Ia berkata kepada murid-muridNya: akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.”

NANTIKAN KEDATANGAN TUHAN
Sebagai manusia, sadar atau tidak kita pasti pernah berpikir tentang bagaimana sebenarnya yang terjadi setelah kita mati. Hidup setelah kematian selalu menjadi misteri dan pertanyaan manusia sepanjang sejarahnya. Ada banyak ulasan berkaitan dengan hal itu, karena hal itu menyangkut tentang manusia, tentang kita saat ini. Pergulatan itu tidak akan pernah selesai sampai kita sendiri mengalaminya. Bagi kita, hidup setelah kematian adalah sebuah keabadian. Janji keselamatan Allah akan terpenuhi saat itu. Semua orang akan mengalami kematian, semua orang akan mengalami akhir hidup. Kita juga sedang menantikan kedatangan Kristus yang kedua dalam kemuliaan. Itulah saat akhir dunia, kita semua dibawa dalam keabadiaan. Janji keselamatan Allah senantiasa berlaku bagi kita orang beriman, sejauh kita setia terhadap-Nya sampai kerajaanNya datang. Datangnya Kerajaan Allah berarti datangnya keselamatan. Jika kerajaan Allah itu ada diantara kita, maka kita masuk dalam lingkaran keselamatan Allah. Kehadiran kita dimana saja dan kapan saja juga merupakan kehadiran Kerajaan Allah. Maka sebenarnya kita juga mempunyai dimensi keselamatan, mempunyai tugas untuk membawa keselamatan kepada banyak orang. Bagi kita, hidup beriman bukan perkara yang akan datang, tetapi perkara saat ini dimana kita hidup dan berada. Maka hidup kita menjadi begitu penting, di sinilah perjuangan kita. Hidup kitalah yang menjadi perjuangan beriman, hidup yang saat ini, bukan yang akan datang. Jika iman itu hidup, maka hidup kita menjadi hidup dalam iman. Artinya hidup dalam keselamatan. Mari kita berjuang untuk senantiasa hidup dalam iman. Hanya saat kita hiduplah kita mampu mewujudkan iman kita.

BE. 356: 1 “Namalungun do rohangku”
Na malungun do rohangku Tu Ho, o Debatangki Ho do na hinaposanku Jala haporusanki Sasude na ro tu Ho Ndang tarurak bahenonMu Nasa na manoisi Ho i do na pailaonMu

DOA
Ya Tuhan, ajarilah kami untuk terus belajar hidup dalam iman. Semoga kami mampu untuk terus menerus mengimani hidup kami. Bantulah kami agar kami mampu menjadi pemberita kasih-Mu dalam hidup ini. Semoga dengan demikian kami berani menjadi saksiMu yang hidup. Amin.

Selamat Pagi dan Selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN JUMAT 04 DESEMBER 2020

Roma 13:13
“Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.”

HIDUP SOPAN
Sejak dari kecil (rumah) kita sudah diajarkan tentang kesopanan dari orang tua kita, tidak ada orang tua yang tidak mengajarkan hal tersebut kepada anak-anaknya. Bicara tentang kesopanan, di Indonesia (dengan budaya ketimuran yang kental) pasti sudah dididik tentang nilai-nilai kesopanan yang berlaku di masyarakat. Kita diajar untuk hormat dengan orang yang lebih tua, mengucapkan salam sebelum kita masuk, bahkan diajarkan bagaimana berpakaian yang sopan sesuai dengan norma-norma budaya ketimuran. Dalam surat Paulus kepada jemaat di Roma mengajak seluruh orang percaya untuk menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang (ay. 12). Kita harus keluar dari kegelapan, meninggalkan segala perbuatan-perbuatan (dosa) yang selama ini kita lakukan di dalam kegelapan, dan mengenakan perlengkapan senjata Allah, untuk menjadi laskar-laskar Kristus. Selanjutnya, dalam ayat 13 mengajak kita semua untuk hidup dengan sopan “hidup dengan sopan”, yaitu: hidup dengan sopan berarti kita tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang memalukan, Perbuatan yang memalukan itu seperti pesta pora hingga mabuk. tidak hidup dalam percabulan dan hawa nafsu. tidak hidup dalam perselisihan dan iri hati. hidup dengan sopan berarti kita menjaga tubuh kita agar tidak hanya memikirkan keinginan kita (ay. 14b). Kita yang adalah pengikut Kristus, wajib hidup seperti Kristus hidup. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita mengikuti cara hidup Yesus dan memiliki pikiran dan perasaan Yesus dalam hidup kita. Hidup sopan sudah harus menjadi gaya hidup (life style) dari orang Kristen. Kita memang harus tetap tegas terhadap hal-hal yang menyimpang dari Firman Tuhan, tetapi kesopanan pun harus tetap kita junjung tinggi.

BE. 720: 1 “Naeng Marsinondang ngolungku”
Naeng marsinondang ngolungku, diigil Jesus i, Manang di dia pe ahu, tongtong huingot i. Tiur marsinondang, i do ni igil ni Jesus Tongtong marsinondang panondang do au tutu.

DOA
Terimakasih Tuhan atas anugerahMu yang kami terima hingga pagi ini, tuntunlah kami selalu didalam kehidupan kami ini untuk melakukan yang Engkau kehendaki terlebih menjadi orang-orang yang sopan dan bijaksana. Amin

Selamat pagi dan selamat beraktivitas
Tuhan Yesus memberkati
Bvr.Lambok Parapat

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN RABU 02 DESEMBER 2020

Mika 4:5
“Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan Demi nama Tuhan Allah kita untuk selamanya dan seterusnya”

TAAT KEPADA ALLAH
Mika artinya Siapakah seperti Allah menjadi juru kabar juru berita Allah bagi umatnya khususnya kaum Yehuda mengabarkan hal-hal yang dituntut Allah dari umatnya. “hai manusia telah diberitahukan kepadamu apa yang baik dan apa yang dituntut Tuhan daripadamu selain berlaku adil mencintai kesetiaan dan hidup dengan rendah hati di hadapan Tuhan allahmu mika 6 : 8”. Mika mengumumkan tentang bencana yang akan menimpa Israel akibat dosa-dosa mereka namun umat itu melakukan penyelaan. Namun Mika tetap memberitahukan apa yang akan terjadi terhadap bangsaNya. Mika adalah contoh dari seorang hamba Tuhan yang bekerja dengan roh dan kesungguhan hati nabi ini tidak menempatkan dirinya berada di atas ataupun terpisah dari umat terhadap siapa dia sedang menyampaikan pekabaran Allah tetapi memposisikan diri sebagai bagian dari sasaran pekabaran nya sendiri. Akhirnya Mika beralih kepada nubuatan tentang seorang pemimpin yang akan muncul di Betlehem pengalihan fokus pekabaran ini mungkin sebagai pertanda dan kekecewaan terhadap para pemimpin di Yehuda dan Israel yang muncul silih berganti tetapi mengecewakan. Yesus kristuslah yang layak disebut pemimpin umat Allah sejati tidak saja bagi bangsa Israel melainkan untuk seluruh bangsa Umat di dunia sebagai pemimpin yang ideal ia mengajar kita tentang jalan-jalannya dan supaya kita berjalan menempuhnya sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem ia akan menjadi hakim antara banyak bangsa dan akan menjadi wasit bagi suku suku bangsa yang besar sampai ke tempat yang jauh Mika 4 ; 2 – 3 kita akan berjalan Demi nama Tuhan Allah Kita di dalam Yesus Kristus untuk selamanya dan seterusnya berlakulah adil Cintailah kesetiaan Cintailah kebaikan dan bencilah kejahatan dan Marilah hidup dengan rendah hati di hadapan Tuhan Allah Kita.

BE. 371 : 1 “Burju ma hita mardalani”
Burju ma hita mardalani di dalan lao tu surgo i.
Sai Jesus ma tabaen donganta di las ni roha arsak pe

DOA
Tuntunlah kami ya Tuhan untuk, tetap berjalan dijalan yang Engkau kehendaki, supaya kami tetap hidup Kudus dan menjadi kemuliaan namaMu. Amin

Selamat Pagi dan Selamat Beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SENIN, 30 NOPEMBER 2020

Markus 9: 37
“Barang siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku”

MENYAMBUT ALLAH
Saat ini kita telah memasuki minggu-minggu Advent/ minggu persiapan penyambutan kedatangan Tuhan. Bagaimana kita memaknai dan menyambut kehadiranNya di dalam kehidupan kita? Nas ini akan menjelaskan. Pandangan Tuhan Yesus berbeda dari pandangan dunia yang menganggap bahwa kebesaran ditentukan oleh seberapa banyak orang yang melayani dan menyambut kita. Dunia memang mencari kebesaran dalam bentuk kuasa, popularitas, dan kekayaan. Ambisi dunia adalah menerima perhatian dan penghargaan. Lalu salahkah berambisi menjadi orang besar? Bukan demikian. Yesus ingin meluruskan pandangan bahwa kebesaran adalah menjadi orang pertama. Kebesaran sejati bukan menempatkan diri di atas orang lain supaya kita dimuliakan. Kebesaran sejati adalah menempatkan diri kita untuk melayani dan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus mengajarkan bagi yang ingin di depan haruslah menjadi yang paling belakang.Yang ingin menjadi pemimpin, harus menjadi hamba. Untuk menjelaskan ini, Ia lalu merangkul seorang anak kecil sebagai contoh (ay.36). Seorang anak kecil tidak memiliki pengaruh sama sekali, tidak memiliki kuasa bahkan dianggap lemah. Namun Yesus berkata, siapa yang menyambut sesamanya yang “tidak berarti”, ia menyambut Tuhan. Kebesaran seorang pemimpin kristen tidak terletak pada berapa orang yang menjadi pengikutnya dan yang mengelukelukkannya tetapi berapa banyak orang yang dilayani. Dan justru terletak pada komitmennya kepada mereka yang tersisih, kecil, marjinal, dan sering terlupakan.Tuhan Yesus menekankan kehadiranNya didalam diri orang-orang sederhana. Seorang anak kecil pun dapat menjadi kehadiranNya. Jika seseorang menerima orang-orang lemah, ia menerima Yesus. Dan menerima yang mengutus Dia.

BE. 392 : 1 “Sai Pasiat Tuhan Jesus”
Sai pasiat Tuhan Jesus tu bagasan rohami. Sai maimaima Jesus bege panuktuknai Sai pasiat Tuhan Jesus, jangkon i tu rohami, nunga tingki parasian sotung jolo salpu i.

DOA
Biarlah kami tetap hidup dalam kerendahan hati, melayani orang- orang yang kecil dan berbuat apa yang Engkau kehendaki untuk menyambut hari kedatanganMu ya Tuhan. Amin

Selamat Pagi dan selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SELASA, 01 DESEMBER 2020

Yoel 3 : 18
“Pada waktu itu akan terjadi, bahwa gunung-gunung akan meniriskan anggur baru, bukit-bukit akan mengalirkan susu, dan segala sungai Yehuda akan mengalirkan air; mata air akan terbit dari rumah Tuhan dan akan membasahi lembah Sitim”

TUHAN HADIR DITENGAH UMATNYA
Setelah melewati pergumulan, bencana dan berbagai peristiwa yang memilukan, hal yang indah adalah mengetahui bahwa Allah ada di tengah-tengah umat-Nya. Ia mau menyatakan kasih dan kuasa-Nya. Kehadiran Allah itu pertama-tama dinyatakan lewat tindakan menghancurkan bangsa-bangsa musuh yang selama ini mendatangkan malapetaka, kemiskinan, dan penindasan bagi umat Allah. Ini menyatakan bahwa tangan Tuhanlah yang akan membalas semua kekejaman yang telah mereka lakukan. Bentuk tindakan Allah menghukum bangsa-bangsa karena kejahatan mereka itu berupa: seruan perang kepada bangsa-bangsa, bukan saja kepada serdadu baik yang ahli, tetapi juga yang tidak terlatih, yakni para petani dan pekerja di ladang. Semua orang didesak agar bersiap menyambut kedatangan hari Tuhan yang berarti juga hari pembalasan Tuhan. Persiapan menghadapi hari Tuhan digambarkan sama dengan menghadapi perang. Allah akan datang pada hari-Nya itu sebagai hakim, di mana bangsa-bangsa dituntut Tuhan atas kesalahan yang telah mereka lakukan. Kekuatan Tuhan pada hari Tuhan itu diibaratkan seperti singa yang mengaum siap melindungi umat-Nya. Pada waktu itu, tiada yang sanggup menghalangi kekuatan Tuhan, bahkan benda penerang pun menjadi tidak berguna. Saat Allah hadir, kehidupan umat-Nya akan merasakan sukacita dan berkat melimpah (ayat 18). Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya sendirian. Ia selalu hadir menyatakan kasih dan perlindungan-Nya. Berkat dan kekuatan-Nya senantiasa tersedia bagi orang-orang yang mengandalkan Dia.

BE. 774 : 1 “Tung Mabaor Sian Ho”
Tung mabaor sia ho, mual hangoluan i. Ai torop pe batang aek angka dolok dohot rura. Nang pe langit, dohot tano. Ho do na manonpa i, Ho do namanompa i Ho do na manompa i, Ho do na manompa i

DOA
Terimakasih ya Allah Bapa atas anugrah dan kebaikanMu yang selalu kami rasakan didalam kehidupan kami ini, biarlah segala sesuatu yang terjadi didalam hidup kami ini, untuk lebih mendekatkan diri kami kepadaMu. Karna kami yakin Engkau selalu bersama dengan kami. Amin

Selamat pagi dan selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Terimakasih telah membaca dan melakukan