RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SENIN, 30 NOPEMBER 2020

Markus 9: 37
“Barang siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku”

MENYAMBUT ALLAH
Saat ini kita telah memasuki minggu-minggu Advent/ minggu persiapan penyambutan kedatangan Tuhan. Bagaimana kita memaknai dan menyambut kehadiranNya di dalam kehidupan kita? Nas ini akan menjelaskan. Pandangan Tuhan Yesus berbeda dari pandangan dunia yang menganggap bahwa kebesaran ditentukan oleh seberapa banyak orang yang melayani dan menyambut kita. Dunia memang mencari kebesaran dalam bentuk kuasa, popularitas, dan kekayaan. Ambisi dunia adalah menerima perhatian dan penghargaan. Lalu salahkah berambisi menjadi orang besar? Bukan demikian. Yesus ingin meluruskan pandangan bahwa kebesaran adalah menjadi orang pertama. Kebesaran sejati bukan menempatkan diri di atas orang lain supaya kita dimuliakan. Kebesaran sejati adalah menempatkan diri kita untuk melayani dan menjadi berkat bagi sesama. Tuhan Yesus mengajarkan bagi yang ingin di depan haruslah menjadi yang paling belakang.Yang ingin menjadi pemimpin, harus menjadi hamba. Untuk menjelaskan ini, Ia lalu merangkul seorang anak kecil sebagai contoh (ay.36). Seorang anak kecil tidak memiliki pengaruh sama sekali, tidak memiliki kuasa bahkan dianggap lemah. Namun Yesus berkata, siapa yang menyambut sesamanya yang “tidak berarti”, ia menyambut Tuhan. Kebesaran seorang pemimpin kristen tidak terletak pada berapa orang yang menjadi pengikutnya dan yang mengelukelukkannya tetapi berapa banyak orang yang dilayani. Dan justru terletak pada komitmennya kepada mereka yang tersisih, kecil, marjinal, dan sering terlupakan.Tuhan Yesus menekankan kehadiranNya didalam diri orang-orang sederhana. Seorang anak kecil pun dapat menjadi kehadiranNya. Jika seseorang menerima orang-orang lemah, ia menerima Yesus. Dan menerima yang mengutus Dia.

BE. 392 : 1 “Sai Pasiat Tuhan Jesus”
Sai pasiat Tuhan Jesus tu bagasan rohami. Sai maimaima Jesus bege panuktuknai Sai pasiat Tuhan Jesus, jangkon i tu rohami, nunga tingki parasian sotung jolo salpu i.

DOA
Biarlah kami tetap hidup dalam kerendahan hati, melayani orang- orang yang kecil dan berbuat apa yang Engkau kehendaki untuk menyambut hari kedatanganMu ya Tuhan. Amin

Selamat Pagi dan selamat beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *