RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, JUMAT, 15 JANUARI 2021

Ulangan 8:7

Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai, mata air dan danau, yang keluar dari lembah-lembah dan gunung-gunung

KETIKA BERHASIL JANGAN LUPA TUHAN

Banyak orang mengukur keberhasilan dengan kekayaan dan fasilitas yang dimiliki. Mempunyai harta benda melimpah, uang yang banyak, berbagai jaminan asuransi dan anak-anak mendapatkan pendidikan yang terbaik. Sesungguhnya keberhasilan memiliki makna yang lebih luas dari sekedar hanya dalam ukuran materi dan fasilitas saja, yaitu memiliki hidup yang berkenan kepada Tuhan, memiliki damai sejahtera, menemukan arti dan tujuan hidup serta kepastian keselamatan jiwa. Mengapa hal ini sangat penting kita pahami? Karena ada banyak orang yang memiliki harta duniawi dan fasilitas yang berlebih, namun hidupnya tidak tenang. Mereka tidak dapat menikmati tidur nyenyak yang Tuhan anugerahkan, bahkan tidak memiliki kepastian keselamatan jiwa karena merasa ada banyak dosa yang timbul dari usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai keberhasilan itu. Jika kita hanya berhasil dalam hal-hal materi sedangkan jiwa terasa hampa, merana dan kehilangan arti hidup bahkan keselamatan jiwa, maka itu berarti kita sudah membiarkan keberhasilan tersebut membuat Allah tidak berkenan kepada kita, seperti yang diperingatkan Allah melalui Musa kepada bangsa Israel. Kita harus bijaksana dan tidak boleh terikat kepada keberhasilan. Sebab keberhasilan dapat membuat manusia melupakan Tuhan. Contohnya bangsa Israel yang melupakan Tuhan setelah berhasil dibebaskan dari perbudakan Mesir (Ulangan 32:18, Mzm 106:21). Atau bertindak gegabah seperti Raja Salomo yang berhasil memiliki hikmat yang luarbiasa tetapi menjadi bodoh karena isteri-isterinya mencondongkan hatinya kepada berhala (1Raja-raja 11: 3,4). Ketahuilah, keberhasilan dapat memperhamba manusia sehingga berharap dan bermegah pada apa yang dimilikinya, bukan kepada Tuhan. Oleh sebab itu Alkitab memberikan nasehat bagi mereka yang berhasil supaya meraih keberhasilan dengan jujur. Dan ketika sudah berhasil, jangan menjadi sombong dan berharap kepada harta. Tetapi hendaklah orang yang berhasil juga kaya dalam kebajikan dan suka berbagi (1 Timotius 6:18-19). Jadilah orang yang bijaksana dalam menyikapi dan menikmati keberhasilan dengan memahami bahwa Tuhan Allah lah yang membawa kita kepada kondisi baik itu.

BE.6:2 “Puji Jahowa Na Sangap”

Puji Jahowa Sigomgom sude parluhutan, Na manogihon ho songon niiring ni tangan/ Dohot hosam songon hombar tu roham, Sai diramoti Ibana_

Doa

“Tuhan Yesus karuniakan kepadaku keberhasilan dan kuasa menikmatinya dengan tetap hidup berkenan kepada-Mu. Amin.”

Selamat beraktivitas hari ini

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *