RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, KAMIS, 14 JANUARI 2021

MATIUS 5:14

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Pada zaman Tuhan Yesus orang-orang memakai pelita sebagai alat penerangan.  Ada unsur-unsur dalam sebuah pelita yang membuatnya bisa menyala:  harus ada bejana, entah terbuat dari emas, perak atau pun besi, minyak, sumbu dan juga sumber api.  Masing-masing unsur itu melengkapi satu sama lain sehingga menghasilkan cahaya atau terang.  Jika hanya ada sumbu saja tanpa ada bejana atau minyak maka pelita itu tidak akan bisa menyala, bahkan tidak bisa disebut pelita. Istilah Terang Dunia lazim kita dengar itu menunjuk keberadaan orang percaya, harus bisa menjadi terang bagi dunia.  Dikatakan,  “…orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.”  (Matius 5:15).  Artinya terang dari Tuhan itu tidak boleh ditutupi, disembunyikan, terlebih lagi dipadamkan.  Terang dari Tuhan harus dinyatakan kepada seluruh orang, harus diangkat ke tempat yang lebih tinggi sehingga memberi terang kepada dunia sekitar laksana kota yang letaknya di atas bukit, di mana keberadaannya jelas terlihat dan tidak mungkin disembunyikan.  Itulah keberaaan kita sebagai orang percaya yang adalah terang di tengah kegelapan dunia ini.  Orang lain akan melihat kita dengan jelas.  Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa pelita itu tidak boleh ditaruh di bawah gantang, yang artinya dimatikan, sehingga sama sekali tidak memiliki fungsi sebagai pelita lagi.  Atau ditaruh di bawah tempat tidur, artinya disembunyikan, sehingga pelita itu pun tidak akan bisa menerangi seluruh rumah. Hidup kita tidak boleh menjadi hidup yang ditutupi oleh gantang, melainkan harus transparan, sehingga bisa terlihat oleh orang lain.  Alkitab menyatakan,  “Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan.  Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,”  (Efesus 5:8-9).  Menjadi terang berarti hidup kita menjadi kesaksian bagi orang lain.  Kesaksian hidup kita berbicara lebih tajam dari perkataan kita.  Kesaksian hidup kita lebih penting daripada kotbah yang kita sampaikan.  Bila di dalam kita ada Kristus, tanpa harus digembar-gemborkan, orang lain akan tahu dari perbuatan kita.

BE.518:1 “Marsinondang Dibaen Jesus”

Dongan, so tung mintop lampu na ringkot tu dongan i/ So tung mago angka jolma, dibaen halembaonmi/ Tapagalak palitonta, tapatiur dalan i, Ai torop dope na lilu, sai hatop ma mulak i.

Doa

Ya, Allah Bapa bawalah hidupku menjadi terang bagi kehidupan disekitarku. Amin

Selamat beraktivitas hari ini

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *