RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, KAMIS, 17 DESEMBER 2020

MATIUS 11:11
”Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.”

BELAJAR DARI YOHANES PEMBAPTIS
Yohanes Pembaptis adalah tokoh penting Alkitab. Ia punya banyak murid yang loyal. Penulis sejarah Yahudi, Yosephus, mengatakan bahwa pengaruh Yohanes di kalangan rakyat jelata sangat kuat, menjadi salah satu picu pemberontakan besar Yahudi melawan kekaisaran Roma tahun 66-73. Perkataan Tuhan Yesus saat ini harus dipahami dalam konteks Kerajaan Allah, bukan politik. Dari sinilah, maka “… yang terkecil dalam Kerajaan Surga lebih besar dari pada Yohanes”. Dihadapan Kerajaan Surga, semua kriteria mengenai kebesaran berubah. Yohanes dan juga para nabi adalah “penunjuk” dan “suara” untuk Kerajaan Surga. Yohanes tetap “lebih dari seorang nabi”: tanpa kompromi, setia pada kebenaran moral, rendah hati karena “Dialah yang harus menjadi besar”, serta berani menjadi martir. Bila Yohanes sudah merintis, berbuat menurut moralitas Kerajaan Surga, sebagai Gereja kita pasti juga sanggup mewujudkan hikmat Allah itu dalam kehidupan konkret. Pelayanan dan pergumulan Yohanes menunjukkan keutamaan Yesus. Tatkala keraguan muncul, Yesus tidak tinggal diam. Ia tidak ingin orang terus ragu tentang Dia. Karya Yesus, kesaksian firman tentang Yesus, dan perlakuan kasih Yesus akan menguatkan iman dan pengharapan yang tergoyah. Yohanes merupakan nabi terakhir dari sistem keagamaan Perjanjian Lama yang menubuatkan kedatangan Mesias. Termasuk di dalam nubuat-nubuat Perjanjian Lama ini ialah kedatangan Elia yang bertugas mengantarkan Hari Tuhan yang besar itu (Mal. 4:5). Masa Adven ini mengajak kita untuk meningkatkan iman dan pengharapan kita bahwa atas cara-Nya sendiri Allah akan menolong dan tidak akan meninggalkan kita. Kita diajak untuk mendengarkan suara-Nya dengan iman. ”Barangsiapa bertelinga hendaklah ia mendengar!

BE.719,1 “Hubege SoaraM O Jesus”
Hubege soaraM O Jesus Hubege soaraM O Jesus. Hubege soaraM O Jesus. Na manjouhon “ihuthon ma au”. Togu au Jesus Tuhanku, Iringiring ma langkangku, Patuduhon ma dalanMu, Asa unang unang lilu au

Doa
Ya Allah Bapa, ajar aku untuk meningkatkan iman dan pengharapan dengan semakin mendengar suaraMu dengan iman

Selamat beraktivitas hari ini
Tuhan Yesus memberkati
Pdt.Anggiat Saut Simanullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *