RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, JUMAT, 22 JANUARI 2021

Lukas 24:15-16
Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia”

BERJALAN BERSAMA YESUS

kita dapat turut merasakan kesedihan murid Yesus ini. Mereka mengikuti Yesus karena memiliki banyak harapan. Seperti dikatakan dalam Injil Lukas: yakni Dialah Nabi yang akan datang yang akan menyelamatkan Israel”, tetapi akhirnya Ia mati disalib. Sementara ada kabar bahwa Yesus telah bangkit. Dan menampakkan diri kepada para wanita yang pergi ke makamnya. Kedua murid itu semakin tidak karuan pandangan mereka tentang Yesus yang selama itu mereka ikuti. Hati mereka tidak karuan: kecewa, putus asa dan bingung. Mereka pun takut kepada orang Yahudi yang juga mengejar para pengikut Yesus. Ditengah keputusasaan dan kekalutan itu, Yesus hadir. Namun karena kekalutan dan keputusasaan yang menyelimuti pikirannya, maka mereka berdua tidak menyadari bahwa yang ada dan hadir disamping mereka adalah Yesus sendiri. Sungguh aneh bahwa mereka tidak mengenali Yesus. Mereka berdua, adalah murid-Nya, orang yang dekat dengan Yesus. Bagaimana mungkin mereka tidak mengenali-Nya? Disebutkan ada sesuatu yang menghalangi mata mereka. Apakah yang menghalangi mata mereka? Ketakutan, kecewa, bingung dan keputusasaan. Hal ini jugalah yang sering terjadi pada diri manusia tanpa disadari oleh karena kekalutan, bingung, kecewa dan kegagalan kita sering mengatakan dan mencari Tuhan: “Dimanakah Engkau Tuhan… Mengapa Engkau tidak menyertai aku dalam saat-saat begini? Mengapa Engkau meninggalkan aku disaat aku membutuhkanMu?” padahal Dia sebenarnya tidak pernah meninggalkan kita. Maka satu hal yang harus selalu kita ingat bahwa Dia selalu bersama dengan kita dalam situasi dan kondisi apapun. Maka kenalilah Dia dan jangan lebih besar rasa kuatir daripada iman percaya kita.

BE. 485 : 1 “Dongani Au Tuhan”
Dongani au Tuhan sondangi rohangki Pangiring ni mataM patongon langkangki Sandok sude gogongku padohot pingkiranku Huboan peleanku mangula ulaonMu. Ai i hinalomohonMi, urupi rohangki

DOA:
Tuhan Yesus, biarlah Engkau senantiasa menjadikan kami sebagai Murid-Mu yang setia dan percaya, yang senantiasa mencari wajah-Mu dan mengenal-Mu sebagai Allah yang selalu menyertai hidup kami. Amin

Selamat Pagi dan Selamat Beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *