RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SABTU, 30 JANUARI 2021

“Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.” (Mazmur 91:14).

Bagaimanakah jika doa-doa kita tidak pernah dijawab Tuhan? Apa yang akan kita pikirkan? Mungkinkah kita berfikir jika kita salah dalam memintanya? Atau mungkinkah kita berfikir bahwa Tuhan memang tidak mengasihi kita? Ada yang lebih utama dari sekedar pertanyaan itu, yakni pengakuan. Pernahkah kita mengaku bahwa kehidupan yang sedang kita jalani dengan baik adalah jawaban Tuhan atas doa-doa yang kita minta? Ya, yang terjadi adalah kita jarang mengakui bahwa yang sedang kita alami dan kita jalani saat ini adalah jawaban doa kita. Ketika Allah lebih mengetahui apa yang kita butuhkan ketimbang apa yang kita inginkan. Seperti Pemazmur dalam teks firman Tuhan hari ini. Bahwa Pemazmur mengakui Allah yang menjawab doanya. Ia mengakui bahwa Allah adalah tempat perlindungannya yang menjagainya dari sakit penyakit bahkan yang menyembuhkannya. Allah pun melindungi dia dari para musuh. Bagaimana jika Allah sebenarnya mendengarkan doa kita dan menjawabnya pada waktuNya? Sungguhlah Allah yang memberkati kita dan menyertai kita. Kuncinya adalah kemelekatan kepada Allah. Artinya dalam situasi apapun baik suka maupun duka  kita harus tetap membangun hubungan yang akrab dengan Tuhan dalam hidup kita sehari-hari. Bahwa kita diminta untuk senantiasa melekatkan diri kita kepada Tuhan dalam doa kita. Melalui Firman Tuhan hari ini, marilah kita semakin melekatkan diri kepada-NYa.

BE.No.171:1 “Tandai ma au”
Tandai ma au, sungkapi ma dohot rohangku, uji ma au pamanat huhut ma dalanku, olo ditanda Ho au Debata.

DOA
Ajaklah aku senantiasa untuk dekat kepada-Mu melekatkan diri kami pada kehendakMu. Amin.

Selamat pagi dan selamat beraktifitas

TUHAN MEMBERKATI
Bvr.Relita Simangunsong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *