RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, SENIN, 08 FEBRUARI 2021.

Amsal 29: 17
“Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.”

ORANG TUA BIJAK
Selain tanggung jawab untuk menyekolahkan dan memberi makan anak-anak, pentingnya mendidik dan mendewasakan mereka, menyiapkan mental mereka sejak kecil pun menjadi hal yang tidak kalah pentingnya. Ada banyak orang tua melupakan hal ini karena mereka terlalu sibuk untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya secara materil saja. Banyak orang tua terutama ayah yang jarang di rumah karena terlalu sibuk bekerja, dan ketika mereka di rumah mereka tidak lagi punya waktu untuk bermain atau mendidik anak-anaknya karena sudah terlalu lelah bekerja. Kelelahan pun seringkali membuat mereka gampang emosi. Sedikit saja ada yang tidak beres, amarah pun meledak sehingga anak-anak menjadi takut melihat mereka. Ketika anak mereka terjerumus ke dalam berbagai perilaku buruk, mereka pun menjadi heran. “Bukankah aku sudah mati-matian mencukupi semua kebutuhanmu? Lalu apalagi yang kurang?” Ini keluhan banyak orang tua ketika mereka mendapati anaknya terjatuh dalam kehidupan yang salah. Mereka lupa bahwa mempersiapkan anak sejak kecil agar bertumbuh di tanah yang baik merupakan investasi yang sangat menguntungkan ke depannya. Karena itulah penulis Amsal berkata: “Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.” (Amsal 29:17). Peran orang tua sangatlah penting dalam perkembangan jiwa dan kepribadian anak-anak menuju kedewasaan. Bekalilah dengan Firman Tuhan maka kelak dia akan berlaku seperti yang diinginkan Tuhan. Namun ada banyak pula orang tua yang bersikap otoriter, memaksakan kehendak mereka dan tidak jarang menimbulkan kepahitan dalam jiwa anak-anaknya. Paulus mengingatkan akan hal ini: “Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.” (Kolose 3:21) dan dalam kesempatan lain ia berkata: “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.” (Efesus 6:4). Ingatlah bahwa membekali anak dengan firman Tuhan akan sangat menentukan bagi masa depan anak-anak. Jika anak di didik dengan benar sejak dini sesuai dengan jalan Tuhan, dan memberikan mereka keteladanan bagaimana cara hidup yang berkenan di hadapan Tuhan, pada satu saat nanti orang tua akan mendapatkan ketentraman dan sukacita melihat pola hidup mereka. Ingatlah bahwa anak-anak akan selalu memperhatikan cara hidup orang tua tanpa disadari, dan memberi contoh hidup yang baik, kudus dan benar akan membuat mereka menjadi anak-anak yang mengenal Tuhan sejak usia mudanya.

BE.789: 1 “Lului Hamu Harajaon Ni Debata”
Lului hamu harajaon ni Debata Rap dohot hatigoranNa tambahononNa ma ondeng tu hamu haleluya, haleluya haleluya haleluya haleluya haleluya, haleluya

DOA
Mampukanlah kami Tuhan untuk melakukan FirmanMu didalam hidup kami, menjadi orang tua yang baik dan menjadi anak yang mau di didik ke jalan yang Tuhan kehendaki. Amin

Selamat Pagi Dan Selamat beraktivitas hari ini… 😊😊
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *