RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, RABU, 31 MARET 2021

MARKUS 14:61

“Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?”

YESUS ADALAH MESIAS

Kekeliruan Yahudi tentang Mesias yang dinubuatkan para Nabi sejak dari perjanjian lama, belum terpecahkan sampai pada kematian Yesus. Dengan segala mukjizat yang dilakukan oleh Dia sepanjang perjalanan hidupNya, mereka belum bisa percaya bahwa Yesus itu benar-benar Mesias yang dijanjikan oleh Allah bagi mereka. Mesias yang mereka yakini sebagai wakil Allah untuk menyelamatkan mereka tidak sesuai dengan ciri-ciri yang mereka lihat pada Yesus. Imam kepala dan tua-tua yahudi tidak percaya, malah mereka sangat membenci Yesus. Dalam proses penangkapan Yesus sebelum penyalibanNya, imam besar serta imam-imam kepala, tua-tua dan ahli taurat sangat sulit menemukan kesalahan Yesus. Mereka tidak mampu menjadikan kesaksian-kesaksian palsu yang dibuat oleh imam-imam besar, tua-tua dan ahli taurat sebagai bukti untuk menjerat Yesus kepada hukuman mati. Karena menurut hukum mereka, untuk menjatukan hukuman mati Mahkamah Agama memerlukan setidaknya dua orang saksi yang mengatakan hal yang sama. Padahal kesaksian-kesaksian yang mereka buat tidak cocok satu sama lain, kesaksian yang satu tidak sesuai dengan kesaksian yang lain. Dan ketika ditanya tentang kesaksian-kesaksian palsu itu Yesus tidak mengatakan apa-apa, dia hanya diam. Namun ketika imam besar itu bertanya kepadaNya: “Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?” Yesus menjawab: “Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit dan pengakuan itulah yang menjadi kata kunci untuk mengantar Yesus ke Kayu Salib, karena menurut mereka itu merupakan hujatan kepada Allah. Dari kisah penderitaan yang dialami oleh Yesus seperti yang kita kenang dalam minggu-minggu passion ini, dari situ terlihat betapa Allah sangat mengasihi kita. Dia telah membenamkan diriNya dalam penderitaan. Dia telah serupa dengan kita menjadi manusia yang hina namun Allah telah meninggikanNya. Yesus adalah Mesias. Dia benar-benar adalah anak dari Yang Terpuji, yaitu Allah kita. Karena itu janganlah sia-siakan apa yang telah Dia perbuat bagimu. Ikutlah dia sekalipun banyak penderitaan, banyak tekanan yang kau hadapi karena Dia.

BE.NO.83:1 Na lao do birubiru i
Na lao do birubiru i mamorsan angka dosa, di nasa hajolmaon i, di benget ni rohana, diporsan do sahitta i, dilehon do diriNa i tu tangan ni pamunu, ditaoni do na bernit rodi na tos hosana i, didok naeng porsanonku.

DOA
Engkaulah ya Tuhan Mesias yang menjadi Juruselamat bagi kami. Ajarlah kami agar semakin setia padaMu, Amin.

SELAMAT PAGI DAN SELAMAT BERAKTIFITAS

TUHAN MEMBERKATI
Bvr.Relita simangunsong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *