MATI BAGI DOSA, HIDUP BAGI TUHAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Rabu, 07 April 2021

ROMA 6:8

“Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.”

Ada persoalan krusial yang dikemukakan rasul Paulus dalam Roma Pasal 6, yaitu jika kita diselamatkan dari keberdosaan karena anugerah Allah, bolehkah kita berbuat dosa supaya anugerah itu makin bertambah banyak? Paulus menjawab dengan lugas: Sekali-kali tidak! Apa alasannya? Karena kita telah mati bagi dosa. Mati bagi dosa berarti menyalibkan keinginan daging kita karena Kristus telah menanggung dosa umat manusia di Golgota, mematikan manusia lama dan tidak menjadi budak dosa, terbebas dari dosa, tidak membiarkan dosa berkuasa atas hidup kita, tidak menyerahkan diri untuk berdosa. Dampak dari anugerah keselamatan Allah adalah kita telah mati bagi dosa. Jika di dalam Kristus kita telah mati bagi dosa, bagaimana mungkin kita masih bisa hidup dalam kubangan dosa? Paulus ingin menegaskan, sebagai orang-orang yang telah menerima anugerah keselamatan dari Allah, kita tidak akan betah hidup dalam keberdosaan karena kehidupan oleh anugerah merupakan fase baru hidup bagi Allah dalam Yesus Kristus. Bagaimana seharusnya kita hidup bagi Allah? Yaitu, hidup dalam kasih karunia dan tidak menyerahkan diri kepada perbuatan dosa, melainkan hidup berserah kepada Allah serta siap sedia kapan pun waktunya dipakai oleh-Nya. Itu sebabnya, berdasarkan penjelasan Paulus ini, jika ada orang yang menyebut dirinya Kristen, tetapi masih betah dan senang hidup dalam lumpur dosa, kesungguhan imannya patut dipertanyakan. Orang yang sungguh-sungguh percaya Kristus tidak akan merasa nyaman berbuat dosa dalam hidupnya. Sebab, orang percaya tidak lagi berada di bawah kutuk dan kuasa dosa, melainkan di bawah kasih karunia Allah.

BE.90:4-5 “Sai Tapuji Debatanta”

Dohot ho, o hamatean Nunga mago soropmi. Suruhonku pe udean Ndang na tinggal au disi. Anggo Au mangolu do Sai mangolu dohot ho. Ninna Jesus tu rohangku Molo ro hamateanku

On tongtong do hahalashon, Nunga hehe Jesuski, Dohot ma hamu donganku Angka na tinobus i, Sai tapuji Debata, Sai tadok Haleluya, Na mangolu do Tuhanta, Ala ni sai las rohanta.

Doa

“Ya Tuhan Yesus, terima kasih atas pengorbananMu atasku, ajarlah aku untuk menggunakan anugerah itu dalam hidupku”. Amin

Selamat beraktivitas hari ini

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *