RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN, JUMAT, 16 APRIL 2021

HABAKUK 2 : 4
“Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.”

ORANG BENAR PASTI DISELAMATKAN
Pertanyaan seringkali timbul di dalam hati kita ketika melihat hal-hal yang buruk terjadi dan menimpa kehidupan orang yang berlaku benar di hadapan Tuhan. “Mengapa Tuhan seolah-olah membiarkan hal ini terjadi dan tidak segera bertindak untuk menunjukkan pembelaan-Nya. hal ini jugalah yang ada dalam hati Habakuk. Kitab Habakuk berisi dialog antara nabi Habakuk dengan Allah. Pada doa yang pertama Habakuk mengeluh sebab Allah seolah-olah tidak peduli melihat kejahatan, ketidakadilan dan penindasan yang dilakukan oleh bangsa Yehuda terhadap sesamanya (Habakuk 1:2-4). Allah kemudian menjawab akan menghukum bangsa Yehuda dengan perantaraan bangsa Babel (Habakuk 1:5-11). Jawaban Allah ini kemudian membuat Habakuk bingung dan berdoa kembali sebab dia merasa tidak adil jika Allah menghukum bangsa Yehuda dengan perantaraan bangsa Babel. Sebab bangsa Yehuda lebih benar dari bangsa Babel yang jahat. Namun dalam doanya yang kedua Habakuk berdoa, dia menanti jawaban Tuhan dengan sabar. Allah kembali menjawab doa Habakuk, sekalipun Allah menghukum Yehuda dengan perantaraan Babel, namun pada akhirnya Allah juga akan menghukum bangsa Babel. Dari dialog antara Habakuk dan Allah ini ada dua hal penting yang dapat kita pelajari, yaitu pertama, dosa selalu mendatangkan penghukuman. Siapapun jika berbuat dosa pasti akan menerima penghukuman. Itulah sebabnya kita harus menjauhi dosa. Kedua, Allah mendengar dan menjawab doa kita. Dalam Habakuk 2:4 ada dua karakter yang bertentangan. Pertama, orang yang menyombongkan diri. Menunjuk kepada Babel, Bangsa Babel merasa sombong sebagai bangsa yang terkuat, tetapi yang akan hidup di hadapan Tuhan adalah orang yang hidup oleh percayanya bukan karna kekuatannya. kedua, orang benar yang akan hidup oleh iman. Sebagai orang benar, marilah kita selalu hidup menjauhi dosa, tetap berdoa, berdiri teguh dan bertekun dalam iman. Bertekun dalam iman artinya kita tetap percaya kepada Allah di sepanjang hidup kita. Kita pasti akan melihat Allah menyatakan kuasa-Nya, perlindungan-Nya serta berkat-berkat-Nya dalam hidup kita.

BE. 229 : 1 + 3 “Sai Martua Do Sudena”
Sai martua do sudena na so sauduran i dohot halak na sumurut sian na porsea i na so olo mangihuthon tahi ni na jahat i. Na so olo sahundulan dohot panginsahi i

Sai na talu di uhuman halak sipargeduk i jongjong ma di hasangapon na tigor marroha i sipargeduk ndang na tolhas ro tu hangoluan i hamagoan di nasida sonang do partigor i

DOA
Ya Tuhan, aku tetap percaya kepadaMu apapun yang terjadi. Aku yakin Engkau yang memegang kendali atas segala sesuatu di hidupku. Amin.”

Selamat Pagi dan Selamat Beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Salam Sehat 😷😷

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *