RENCANA KITA DAN RENCANA TUHAN, BERBEDA.

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Jumat, 21 Mei 2021

KEJADIAN 50:20

“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.”

Sesungguhnya, bukan perkara mudah untuk memahami seluruh rencana Tuhan dalam hidup kita, terutama ketika rencanaNya berbeda dengan rencana kita. Ketika kita mengikuti rencanaNya, kita seringkali harus melewati jalan yang berliku yang membuat kita ragu untuk terus melangkah atau berhenti dan mencari jalan lain yang lebih mudah. Salah satu tokoh Alkitab yang hidupnya berliku dan ada dalam rencana agung Allah adalah Yusuf. Yusuf berada pada titik nadirnya, dia berpikir sudah melakukan yang benar tetapi akibatnya dia mengalami hal-hal buruk dalam hidupnya. Berawal dari kebencian saudara-saudaranya karena Yusuf diperlakukan istimewa oleh ayahnya. Rasa iri dan benci dari saudara-saudaranya berakhir ketika mereka menjual Yusuf. Yusuf yang bermimpi kelak akan menjadi pemimpin harus menjalani hidup sebagai budak di Mesir. Berbeda jauh sekali antara mimpi dan kenyataan. Namun bagaimanapun kehidupan berat yang dijalani Yusuf, dia meyakininya sebagai rencana Tuhan. Dalam perjalanan yang berliku itu Yusuf belajar menjadi pemimpin yang berintegritas untuk memelihara hidup keluarganya dari kelaparan berat. Semangat hidupnya diasah dalam kesusahan. Kejernihan hatinya diuji dalam pengkhianatan dan fitnah keji atasnya. Kesetiaannya dipertaruhkan untuk bertahan di tengah penderitaan. Karena itu, saat perjumpaannya kembali dengan para saudaranya, dia menyatakan imannya bahwa Allah memiliki rencana yang baik bahkan mengubah rencana yang jahat menjadi indah pada waktunya. Saat ini mungkin kita masih belum mengerti sepenuhnya apa rencana Tuhan. Belajarlah bersikap seperti Yusuf yang tetap bertahan menjalani rencana Tuhan dalam hidupnya; walaupun jalannya adalah jalan salib, via dolorosa. Jalan penderitaan tidak selalu berakhir pada kesedihan. Jalan penderitaan apabila kita belajar dari prosesnya, pasti proses tidak mengkhianati hasil akhirnya. Rencana Tuhan adalah kebaikan bagi kita.

BE.691:6 “Hupasahat ma tu Jesus”

Mauliate ma rohangku, ala au hinophopMi. Pujionku ma goarMu, salelenglelengna i. Hupasahat ma tu Jesus saluhutna diringki. Hupasahat ma tu Jesus saluhutna ngolungki

Doa

“Ya Allah Bapa, bimbinglah aku, mengerti rencanaMu dan ajar aku untuk tetap bertahan menjalani rencanaMu dalam hidupku”. Amin

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *