KEKUATIRAN DAN HIMPITAN KEKAYAAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Kamis, 01 Juli 2021

Matius 13:22

“Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.”

Saudara terkasih, pada hari pertama di bulan Juli ini, kita disapa tentang Perumpamaan Tuhan Yesus yang mengungkapkan arti dari perumpamaan tentang seorang penabur. Benih yang ditabur adalah Firman Tuhan. Ada berbagai macam jenis orang percaya yang menerima Firman, yang digambarkan dengan berbagai jenis tanah. Salah satunya adalah tanah yang penuh semak belukar. Tanah yang penuh semak belukar menjadi gambaran dua jenis orang: Pertama, orang yang kuatir akan bagaimana hidup di dunia ini. Orang percaya jenis ini hidup di dalam masa depan, bukan masa kini, hidup dengan ambisi masa depan di dunia ini. Dia berpikir akan dunia yang lebih baik sedangkan kenyataannya, Alkitab menyatakan bahwa dunia semakin rusak dan akan binasa. Oleh karena itulah Tuhan Yesus berkata, jangan kuatir akan masa depan. Kesusahan sehari cukup sehari saja (Mat.6:25-34). Artinya, kita jangan berambisi. Yang utama dan kekal adalah kebenaran dan Kerajaan-Nya, bukan dunia ini. Asal kita  bertanggungjawab atas hidup dan kerja keras maka hidup kita pasti terpelihara. Banyak orang sibuk dengan persiapan masa depan dirinya dan keluarganya tetapi lupa mempersiapkan dirinya untuk kekekalan sehingga ketika maut menjemput, dia ketakutan dan tidak siap. Apakah tidak boleh orang mempersiapkan masa depan? Boleh saja, tetapi di atas itu, ia juga terutama harus mempersiapkan hidup di dunia yang akan datang, yang bersifat kekal. Kedua, orang yang tertipu, terjerat, terhimpit oleh harta kekayaan dan uang. Orang jenis ini berpikir, uang dan kekayaan dapat mengatasi segala masalah, dapat memberi solusi segalanya. Tetapi ketika ia di ruang ICU dan sekarat, uang tidak dapat membeli kesehatan. Ketika orang yang disayangi (istri, anak, orangtua, kekasih, sahabat) menjelang ajal, uang tidak dapat membeli nyawanya. Itulah yang sebut oleh Tuhan Yesus sebagai mamon yang tidak jujur (Luk.16:11). Rasul Paulus juga mengingatkan cinta akan uang adalah akar segala kejahatan (1Tim.6:10). Mereka yang ingin kaya mengalami penderitaan yang menyesakkan (1Tim.6:9). Tahukah kita bahwa Harta yang sesungguhnya adalah kebenaran Injil dan KerajaanNya. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Apakah kita tidak boleh kaya karena kerja keras kita? Tentu saja boleh, tetapi kita tidak boleh terikat dengannya.

BE.294:1 “Unang Sai Holsoan”

Unang sai holsoan ho, Debatam mangolu do, Dirajai do sasudena, arsakmi naeng buatonNa, Asal ma porsea ho, holsomi maporus do.

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku untuk tidak kuatir dan terikat dengan harta duniawi. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

DAFTAR YANG BERULANG TAHUN KELAHIRAN DAN PERKAWINAN BULAN JUNI 2021

ULANG TAHUN KELAHIRAN

NO NAMA L/P TANGGAL LAHIR USIA WIJK
1 Charles Damanik L 01-06-1964 57 PARLUASAN
2 Ely Budi  Hutagaol L 01-06-1982 39 PSR HITAM / KP.TOBA
3 Irma Priskawaty Sianturi P 01-06-1985 36 WONOSARI 4 KP.TARUTUNG
4 Hermanto Simbolon L 01-06-1986 35 WONOSARI 2
5 Mangapul Hasibuan L 01-06-1986 35 PSR HITAM / KP.TOBA
6 Nasrani Petra Nainggolan L 01-06-2001 20 TELADAN/WONOSARI 1
7 Guardiola Paulus Barimbing L 01-06-2012 9 WONOSARI 2
8 Naldo  Simangunsong S.Si L 02-06-1979 42 PARLUASAN
9 Irlandi Tigor Marpaung L 02-06-1999 22 PSR HITAM / KP.TOBA
10 Joel Delvero Sitindaon L 02-06-2007 14 KAMPUNG KRISTEN
11 Yemima Rezekya  Simaremare P 02-06-2016 5 WON.4 KP.TARUTUNG
12 Ruminta Pasaribu P 03-06-1946 75 KAMPUNG POLRI
13 Fetra br Togatorop S.Pd P 03-06-1962 59 PARLUASAN
14 Horas Hendry Napitupulu L 03-06-1974 47 WONOSARI 2
15 H Lumbantobing L 03-06-1976 45 PARLUASAN
16 Simon  Siahaan L 03-06-1986 35 KAMPUNG POLRI
17 Keshia Simanjuntak P 03-06-1997 24 PSR HITAM / KP.TOBA
18 Intan Permata Sari Siringoringo P 03-06-2003 18 KAMPUNG KRISTEN
19 Mona Yuniar Tambunan P 03-06-2003 18 PARLUASAN
20 Melodi Tumanggor L 03-06-2007 14 PARLUASAN
21 Jetro Cristoffel  Simarmata L 03-06-2014 7 TELADAN/WONOSARI 1
22 Timbul Surya Dinata Sinaga L 04-06-1977 44 ALAB DAME
23 Masku br Nainggolan P 04-06-1990 31 KAMPUNG POLRI
24 Roy Tua Hasiholan Sagala L 04-06-1993 28 KAMPUNG KRISTEN
25 Desmon Pasaribu L 04-06-1995 26 PARLUASAN
26 Lewitri Devika Tampubolon P 04-06-2012 9 KAMPUNG POLRI
27 Michael Junior Sitorus L 04-06-2012 9 KAMPUNG POLRI
28 Judika Hasibuan L 04-06-2014 7 WON.4 KP.TARUTUNG
29 Sangkot Presli Siagian L 05-06-1968 53 TELADAN/WONOSARI 1
30 Manahan Sihite L 05-06-1997 24 TELADAN/WONOSARI 1
31 Werlin Junilius Harianja L 05-06-2001 20 TELADAN/WONOSARI 1
32 Nicolas Sijabat L 05-06-2002 19 ALAB DAME
33 Lira Rystha Mahalalyta Marbun P 05-06-2003 18 WONOSARI 2
34 Dowan Levisto Saragi L 05-06-2005 16 PSR HITAM / KP.TOBA
35 Tio R Sijabat L 06-06-1952 69 TELADAN/WON.1
36 Eslina  Nainggolan P 06-06-1960 61 PARLUASAN
37 Lestina br Panggabean P 06-06-1962 59 KAMPUNG KRISTEN
38 St Junike  Siregar S.Pd.K P 06-06-1964 57 PSR HITAM / KP.TOBA
39 Mega Manik P 06-06-1964 57 PARLUASAN
40 Flora Florentina Marpaung P 06-06-2003 18 PSR HITAM / KP.TOBA
41 Felicia Henda Butarbutar P 06-06-2017 4 TELADAN/WON.1
42 Jonny Pardamean Hasiholan Sitorus L 07-06-1978 43 WONOSARI 3
43 Masriani Simanjuntak L 07-06-1997 24 WONOSARI 2
44 Arya Shakaranda Sitanggang L 07-06-2007 14 PARLUASAN
45 Seal Stephanus Sitorus L 07-06-2014 7 KAMPUNG KRISTEN
46 Robert Sitompul L 08-06-1944 77 KAMPUNG KRISTEN
47 Juniar Marpaung P 08-06-1970 51 WONOSARI 3
48 Rudi Extrada Sitompul L 08-06-1990 31 KAMPUNG POLRI
49 Jekson P Simanjuntak L 08-06-1991 30 PARLUASAN
50 Rinaldi Siallagan L 08-06-1991 30 WONOSARI 3
51 Luvenia Elektra Simbolon P 08-06-2017 4 ALAB DAME
52 Perdinand Pohan L 09-06-1969 52 PARLUASAN
53 Mega Santi Simanjuntak P 09-06-1999 22 WONOSARI 2
54 Lembut Edo Praja Sidabutar L 09-06-2002 19 KAMPUNG POLRI
55 Indah Florida  br Sihombing P 09-06-2018 3 WON.4 KP.TARUTUNG
56 Dafod Davinci Simanjuntak L 09-06-2019 2 WONOSARI 3
57 Herlina Manurung P 10-06-1942 79 PARLUASAN
58 Gihon Lubis L 10-06-1963 58 WONOSARI 3
59 Jonson Guliman  Situmorang L 10-06-1965 56 WONOSARI 2
60 Memori Sarma Napitupulu SE L 10-06-1972 49 KAMPUNG POLRI
61 Leandro Pandapotan Marpaung L 10-06-2001 20 PSR HITAM / KP.TOBA
62 Wanda Fernando Hutagaol L 10-06-2001 20 PSR HITAM / KP.TOBA
63 Arjun Sai Sihombing L 10-06-2006 15 WON.4 KP.TARUTUNG
64 Kelvin Samuel Aditya Tinambunan L 10-06-2010 11 MEMBANG MUDA
65 Shane Slareta Sitorus P 10-06-2010 11 KAMPUNG KRISTEN
66 Diaz Napoleon Rashford Anugerah  Sitohang L 10-06-2016 5 ALAB DAME
67 Ronatio Simbolon P 10-06-2017 4 WONOSARI 2
68 St Maralika Sormin P 11-06-1949 72 TELADAN/WONOSARI 1
69 Binsar Sibuea L 11-06-1953 68 PARLUASAN
70 Junita Artha Tampubolon P 11-06-2011 10 PARLUASAN
71 Nurwati Betaria Pandiangan P 12-06-1988 33 PARLUASAN
72 Engki Pandiangan L 12-06-1990 31 PARLUASAN
73 Jonathan Turnip L 12-06-1995 26 KAMPUNG KRISTEN
74 Dita Trimelati Sitorus P 12-06-2003 18 WONOSARI 2
75 Haris Damanik L 12-06-2010 11 PARLUASAN
76 Prety Yolanda Siagian P 13-06-1998 23 WONOSARI 2
77 Junika Simorangkir P 13-06-2004 17 KAMPUNG KRISTEN
78 Thari Rogate Marpaung P 13-06-2012 9 WON.4 KP.TARUTUNG
79 Thora Rogate Marpaung L 13-06-2012 9 WON.4 KP.TARUTUNG
80 Kalim Sihaloho L 14-06-1944 77 KAMPUNG KRISTEN
81 Matnasir Sitorus L 14-06-1951 70 PSR HITAM / KP.TOBA
82 Roy Jones Manurung L 14-06-1996 25 KAMPUNG POLRI
83 S Butarbutar P 15-06-1941 80 PARLUASAN
84 Helmina Naibaho P 15-06-1966 55 WON.4 KP.TARUTUNG
85 Rivia Flora Azaria  Lumban Gaol L 15-06-2012 9 WONOSARI 2
86 Lisbet  Situmorang P 16-06-1959 62 ALAB DAME
87 Togar Parningotan Silalahi L 16-06-1981 40 ALAB DAME
88 Kiki  Handayani Marpaung P 16-06-1989 32 KAMPUNG KRISTEN
89 Gio Pamaratan Simanjuntak L 16-06-2005 16 ALAB DAME
90 Cinta L Silaban P 16-06-2007 14 TELADAN/WONOSARI 1
91 Kodim Junior  Siagian L 16-06-2009 12 ALAB DAME
92 Parbuntion Malau L 17-06-1963 58 WONOSARI 2
93 Michelle Simaremare P 17-06-2000 21 WONOSARI 3
94 Renti Alam  Sibagariang P 18-06-1975 46 KAMPUNG POLRI
95 Andi Lala Siahaan L 18-06-1976 45 ALAB DAME
96 Juniwan Antonius Turnip L 18-06-1989 32 KAMPUNG KRISTEN
97 Eko Colin Romario Manurung L 18-06-1994 27 KAMPUNG POLRI
98 Tina Situmorang P 19-06-1973 48 PSR HITAM / KP.TOBA
99 Sarmian Pandapotan Simanjuntak L 19-06-1983 38 KAMPUNG KRISTEN
100 Novalina Marpaung P 19-06-1997 24 KAMPUNG KRISTEN
101 Torres Maringan Hutagaol L 19-06-2018 3 PSR HITAM / KP.TOBA
102 Virza Marcel Simamora L 19-06-2018 3 ALAB DAME
103 Mutiara br Sinambela P 20-06-1952 69 WONOSARI 3
104 St Sudirman Siburian S.Pd L 20-06-1961 60 TELADAN/WONOSARI 1
105 Junita Hotmauli br Pasaribu P 20-06-1968 53 WONOSARI 3
106 Rotua Naibaho P 20-06-1970 51 WON.4 KP.TARUTUNG
107 Ema Tri Utami Sidabutar L 20-06-2005 16 KAMPUNG POLRI
108 Berkat Putra Hame Sitohang L 20-06-2013 8 ALAB DAME
109 Jarapen Munthe L 21-06-1958 63 KAMPUNG POLRI
110 Donna Perpe Sianipar P 21-06-1962 59 WONOSARI 3
111 Supardi Gandatua Simanjuntak L 21-06-1967 54 PARLUASAN
112 Nia Haryana Sianturi P 21-06-1990 31 TELADAN/WONOSARI 1
113 Dyna Juniaty Siahaan P 21-06-1992 29 KAMPUNG POLRI
114 Rido Hamonangan Panjaitan L 21-06-2002 19 KAMPUNG KRISTEN
115 Aldo Gunawan Pasaribu L 21-06-2003 18 ALAB DAME
116 Bima Partahi SPT Sagala L 21-06-2013 8 ALAB DAME
117 Sediaty br Sitorus P 22-06-1967 54 WONOSARI 2
118 Timotius Putra Nainggolan L 22-06-2004 17 WONOSARI 3
119 Manahan Siburian L 23-06-1977 44 KAMPUNG KRISTEN
120 Resman Jukinoy Tampubolon L 23-06-1984 37 PARLUASAN
121 Junita Putri Sirait P 23-06-1994 27 PARLUASAN
122 Kema  Sitohang P 24-06-1980 41 WONOSARI 2
123 Carlos  Sinambela L 24-06-1995 26 WONOSARI 2
124 Suez SG. Sigiro P 24-06-2009 12 WON.4 KP.TARUTUNG
125 Keren Angela Simanjuntak P 24-06-2014 7 WONOSARI 3
126 Charles Tampubolon L 25-06-1965 56 KAMPUNG POLRI
127 Erika  Tamba P 25-06-1973 48 KAMPUNG KRISTEN
128 St Sarina Asni  br Simanjuntak P 25-06-1976 45 PSR HITAM / KP.TOBA
129 Lasmian br Sinaga P 25-06-1980 41 ALAB DAME
130 Yuda Arsendo Sitompul L 25-06-1999 22 WONOSARI 2
131 Bimo Y R Simanjuntak L 25-06-2003 18 WON.4 KP.TARUTUNG
132 Marcello Sihotang L 25-06-2006 15 KAMPUNG KRISTEN
133 Grisella Abigail Napitupulu P 25-06-2009 12 KAMPUNG POLRI
134 Anna Parulian Sihite P 26-06-1966 55 WON.4 KP.TARUTUNG
135 Mario Simanjuntak ST L 26-06-1982 39 PSR HITAM / KP.TOBA
136 Rinando Holong Martahi Lubis S.Pd L 26-06-1993 28 KAMPUNG POLRI
137 Veronika Hutagaol P 26-06-1995 26 PSR HITAM / KP.TOBA
138 Gomgom Brayen  Sinurat L 26-06-2002 19 TELADAN/WONOSARI 1
139 Bima Santo  Hutagaol L 26-06-2003 18 WONOSARI 2
140 Mevinka Cathleen  Sihotang P 26-06-2019 2 ALAB DAME
141 Stefano Manuel Lumban Gaol L 26-06-2019 2 WONOSARI 2
142 Saur Heppy br Sitorus S.Pd P 27-06-1964 57 WONOSARI 3
143 Onom  Sianturi L 27-06-1980 41 WONOSARI 2
144 Romida Simorangkir P 27-06-2005 16 KAMPUNG KRISTEN
145 Yeremia Einstein Simaremare L 27-06-2009 12 WON.4 KP.TARUTUNG
146 Lince Sianipar P 28-06-1959 62 ALAB DAME
147 Tetty Juniar Tambunan P 29-06-1966 55 ALAB DAME
148 Lely Parida br Tambunan P 29-06-1973 48 KAMPUNG KRISTEN
149 Nico Sutrisno Sagala L 29-06-1992 29 PARLUASAN
150 Emeraldine Elsimaia Simanihuruk P 29-06-2009 12 KAMPUNG KRISTEN
151 Dra. Juniar Lumban Toruan P 30-06-1971 50 WON.4 KP.TARUTUNG
152 Juniarti Sirait P 30-06-1986 35 KAMPUNG KRISTEN
153 Togi Julius  Simamora L 30-06-1993 28 TELADAN/WONOSARI 1
154 Ernawaty Malau P 30-06-2000 21 WONOSARI 3

ULANG TAHUN PERKAWINAN

NO NAMA TANGGAL THN WIJK
1 NN / Saur Naomi  Br Simanjuntak 01-06-1966 55 PSR HITAM / KP.TOBA
2 St Sudirman Siburian S.Pd / Enni  Manik S.Pd 01-06-1984 37 TELADAN/WONOSARI 1
3 Abner  Nababan / Yuniar  Siahaan 05-06-1983 38 ALAB DAME
4 Mian Horas Marpaung / Pestaria Lubis 05-06-1998 23 PSR HITAM / KP.TOBA
5 Demak Tampubolon / Nurmeli Sigalingging 06-06-1993 28 WON.4 KP.TARUTUNG
6 Chandra Siregar / Netty br Siahaan 06-06-2014 7 WONOSARI 3
7 Liston  Sitinjak / Herminah Lubis 07-06-1964 57 PSR HITAM / KP.TOBA
8 Hotman Jawasip Sidauruk / Rotua Sihombing 08-06-1991 30 MEMBANG MUDA
9 Marisi Sigalingging / Sortiana Simamora 10-06-1989 32 WONOSARI 3
10 Parlindungan Lubis / Turida Minar Sitorus 11-06-1992 29 KAMPUNG POLRI
11 St Ronsen Simanjuntak / Hotmian Panjaitan 11-06-1994 27 WONOSARI 2
12 Sahat Pasaribu / Renata  Tambunan 14-06-1988 33 PARLUASAN
13 Charles  Nababan / Elisabeth Br Lumbantobing 14-06-1990 31 PSR HITAM / KP.TOBA
14 Tigor  Pasaribu SKM / Lenny Martua br. Situmorang 16-06-2001 20 ALAB DAME
15 – – / Sorta Nababan 18-06-1968 53 TELADAN/WONOSARI 1
16 Jonson Guliman  Situmorang / Melvi Uli Simanjuntak 18-06-1998 23 WONOSARI 2
17 P Hutapea / Lisbet  Situmorang 19-06-1981 40 ALAB DAME
18 Simon  Siahaan / Rosida Sitanggang 19-06-2014 7 KAMPUNG POLRI
19 Tio R Sijabat / Rismauli Sinabutar 20-06-1989 32 TELADAN/WONOSARI 1
20 Marhusori Sihar Panaili Simanjuntak / Tiorim br Sianturi 22-06-1993 28 WONOSARI 3
21 Dapot  Sianturi / Ester  Nainggolan 23-06-1986 35 TELADAN/WONOSARI 1
22 Henri  Samosir / Gustini Aritonang 23-06-2004 17 WON.4 KP.TARUTUNG
23 Drs Bertua Sinambela Mpd / Rosdiana Br Tampubolon SPd 25-06-1988 33 WONOSARI 2
24 St M D Manalu SPKP / J R R Tampubolon S.Pd 25-06-1994 27 ALAB DAME
25 Agus Jarot Aritonang / Ita br Tarigan 25-06-2004 17 WON.4 KP.TARUTUNG
26 Andi Stepanus Hutapea / Elfridawaty  Br Silalahi 25-06-2016 5 WON.4 KP.TARUTUNG
27 Sintong Parlagotan  Lubis / Juli Ronaria Simanjuntak 25-06-2018 3 TELADAN/WONOSARI 1
28 Rolas Mindo Aritonang / Meliana Simanjuntak 26-06-2002 19 KAMPUNG POLRI
29 Selamat Sirait / Tiolina Siburian 26-06-2008 13 PARLUASAN
30 Pangihutan Simbolon / Lita Wati  Panggabean 27-06-2014 7 WONOSARI 2
31 Bitler M Marpaung / Risnawati Nababan 28-06-2002 19 TELADAN/WONOSARI 1
32 – – / St Maralika Sormin 29-06-1975 46 TELADAN/WONOSARI 1
33 Humala  Lubis / Rumondang Mailina Doloksaribu 30-06-1989 32 WONOSARI 2

 

JANGAN TAWAR HATI

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Rabu, 30 Juni 2021

Amsal 24:10

“Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu”.

Tidak terasa, hari-hari dalam bulan Juni ini telah kita lewati. Hari ini hari terakhir di bulan ini, apakah yang anda rasakan?  Masihkah kita memiliki hati yang tawar?  Mungkin, setiap kita pernah mengalami apa yang disebut dengan tawar hati, terlebih-lebih ketika sedang diperhadapkan pada pergumulan yang berat. Tawar hati menunjuk pada suatu kondisi hati yang dilanda kekecewaan mendalam karena beratnya beban yang harus ditanggung oleh seseorang. Tawar hati inilah yang mengakibatkan seseorang menjadi lemah, kehilangan semangat dan putus asa. Nas Renungan hari ini menyatakan bahwa jika kita tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatan kita. Ketika mendapat mandat untuk memimpin bangsa Israel menggantikan Musa, Tuhan mengingatkan Yosua,  “Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.”  (Yos.1:9b).  Jika Yosua terus tawar hati, niscaya dia tidak akan mampu membawa bangsa Israel merebut tanah Kanaan.  Akhirnya Yosua terus berjalan dengan iman memimpin bangsa Israel, dikuatkan dengan janji Tuhan bahwa  “Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.”  (Yos.1:3).  Berjalan dengan iman bukanlah suatu tindakan yang nekat tanpa dasar, tapi tindakan yang disertai dengan keyakinan akan firman Tuhan, mempercayakan diri kepadaNya, dan taat kepadaNya.  Berjalan dalam iman berarti  “…tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.”  (2Kor.4:18).  Dalam Ibrani 11:1 dikatakan,  “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”. Saat ini melalui nas ini kita diajak untuk percaya pada pemeliharaan Tuhan karena hal itu mutlak bagi setiap orang percaya.  Yakinlah bahwa Tuhan tidak pernah memberikan pencobaan melampaui batas kekuatan kita. Pada saat yang tepat, Dia pasti akan menolong dan memberikan jalan ke luar yang terbaik.  Karena itu jangan lupa untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan dan mengamini setiap janji Tuhan dalam hidup kita.

BE.283:4 “Nang Sipata Pe Idaon”

Pos rohangku di Amangku Nang beha hagogotanku, Sai holong rohaNa i, Di au on anakNa i.

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku kuat menghadapi segala kesesakan yang terjadi dalam hidupku. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

IMAN SUAM-SUAM KUKU ITU, HINDARI!

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Selasa, 29 Juni 2021

Wahyu 3:1

“Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!”

Dalam Kitab Wahyu ada sebuah kota dimana perilaku penghuni kota ini bisa menjadi perenungan bagi kita orang Kristen, kota itu adalah Sardis. Kota ini terkenal karena kekayaannya, penduduk kota Sardis hidup dengan kemakmuran oleh hasil alam berupa emas. Namun, dibalik kenyamanan mereka sebagai orang Kristen tidak dipakai untuk pertumbuhan iman. Disinilah teguran keras disampaikan oleh Tuhan, dibalik kenyamanan mereka Tuhan tidak melihat pekerjaan yang sempurna dihadapanNya. Walaupun mereka hidup sebagai seorang Kristen, namun mereka mati secara rohani. Inilah yang menjadi peringatan Tuhan kepada jemaat Sardis supaya mereka bertobat dan kembali sebagaimana ketika mereka menerima Injil kebenaran Tuhan. Dalam Perjanjian Baru, istilah “Mati” dapat juga menggambarkan kehidupan orang yang hidup di dalam dosa (Luk.15: 24; Roma 6: 13; Ef.2:1,5). Bisa saja dari fisik seseorang itu hidup, namun dari iman dia adalah mati. Hal ini menggambarkan sikap seseorang yang menjalankan rutinitas kekristenan, namun sikap dan perbuatannya bertentangan dengan firman Tuhan. Kita patut bersyukur karena kasih setia Tuhan yag besar yang mengingatkan dan memberikan kesempatan bagi kita untuk bertobat. Dan kita diingatkan melalui nas ini supaya sepanjang hidup ita tetap berjaga-jaga, sehingga kita tidak terlena oleh kenikmatan dunia yang membuat iman kita mati. Jangan sampai kita tidak menyadari, kita merasa orang Kristen yang diselamatkan padahal di hadapan Tuhan kita adalah orang yang sudah mati. Sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Yesus Kristus, selayaknya kita mengucap syukur dan menghargai keselamatan yang telah diberikanNya pada kita. Rasa syukur kita selayaknya tidak lagi menampilkan iman yang ‘suam-suam kuku’. Jika Tuhan sudah menyucikan kita, maka jangan lagi kita mengotorinya, namun kita harus menjaganya tetap suci hingga waktunya Tuhan datang menjemput kita.

 BE.227:4 “Jesus Ngolu ni Tondingku”

Tangkup au Jesus Tuhanku Tiop au mansai gomos, Asa unang runsur pathu Sian dalan na tingkos

Doa

“Ya Allah Bapa, bimbinglah aku untuk tetap beriman kepadaMu saja. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

JAUHILAH KEJAHATAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Senin, 28 Juni 2021

1Tessalonik

“Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.”

Ada satu kenyataan ketika kita membaca Alkitab bahwa di sana diajarkan sesuatu yang disebut kebebasan pribadi atau “kehendak bebas manusia”.  Hal itu ditemukan sejak manusia diciptakan oleh Allah. Allah memberikan kebebasan bagi manusia untuk mengelola alam ini, menguasai ciptaan dan menikmati segala buah-buahan yang ada di Taman Eden. Namun kehendak bebas manusia merupakan kebebasan yang  bertanggungjawab. Manusia bebas untuk taat atau tidak terhadap perintah Allah, namun diikuti dengan konsekwensi. Bebas dalam ketaatan memperoleh berkat, sebaliknya mempergunakan kebebasan dengan melanggar perintah Tuhan akan diasingkan dari hadapan Allah. Dalam etika Kristen hal ini diperdalam dengan kebebasan didasarkan pada ketaatan pada Kristus. Salah satu nilai etis Kristen yang harus kita hidupi adalan menjauhi kejahatan! Kita semua adalah umat Allah yang dipanggil dan ditetapkan berbuah yang baik (Yoh.16:15) atau anak-anak terang (Ef.5:8). Kita adalah ranting-ranting yang tumbuh dari pokok pohon anggur yang benar, yaitu Yesus Kristus. Anak-anak Tuhan harus menghasilkan buah yang terbaik dan harus kuat melawan kejahatan. Anak-anak Tuhan mengalahkan kejahatan bukan dengan kekerasan atau perlawanan dengan senjata namun mengalahkan kejahatan dengan perbuatan baik. Roma 12:21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! Dalam renungan hari ini sangat penting menjadi dasar bagi kita menggunakan kebebasan yang kita miliki. Ujilah segala sesuatu, peganglah apa yang baik dan jauhilah kejahatan. Kiranya kita dimampukan oleh Tuhan melakukan firmanNya. Amin.

BE.20:1-2 “O Jesus Tuhannami”

O Jesus Tuhannami Sai tatap hami on, Asi rohaM di hami Palua hami on

Naeng ihuthononnami Na pinatikkonMi, Naeng pasidingonnami Sogo ni rohaMi

Doa

“Ya Allah Bapa, Bimbing dan ajarlah aku untuk menjauhi kejahatan. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

HIDUP ORANG BENAR

RENUNGAN HKBP AEK KANOPAN
Senin, 14 Juni 2021

MAZMUR 37 : 25
“Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti.”

Hidup benar di hadapan Tuhan adalah kunci untuk mengalami hidup yang diberkati. Orang yang hidup benar di hadapan Tuhan pasti memiliki hubungan yang karib dengan Dia. Daud adalah sosok yang memberikan teladan dalam hal kekariban dengan Tuhan. Sejak muda sampai menjadi raja atas Israel Daud senantiasa bergaul karib dengan Tuhan. Karena karib dengan Tuhan Daud dapat melihat dan merasakan sendiri bagaimana Tuhan memberkati orang benar dan memberkati pula anak-cucu orang benar tersebut (Ayat 26). Akhirnya keluarlah pernyataan dari Daud: “Orang Benar tidak pernah Ditinggalkan Tuhan!”. Pernyaatan Daud dalam nats ini merupakan keyakinannya atas pengalaman hidup yang dialaminya. Ungkapan “Dahulu muda, sekarang telah menjadi tua,” menunjukan bahwa sepanjang hidup Daud merasakan pertolongan dan pembelaan Tuhan yang tidak pernah terlambat. Tuhan senantiasa menyertai serta memeliharanya. “TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;” (Mazmur 37:23). Orang benar bukan hanya menerima dan mengalami kebaikan Tuhan bagi dirinya sendiri, tapi kebaikan Tuhan itu juga akan dialami oleh anak-cucunya. Saat ini setiap orang Kristen yang percaya kepada Kristus beroleh status sebagai orang benar. Kita dibenarkan secara cuma-cuma oleh penebusan Kristus di Kayu Salib. Dengan kata lain kita diberi status sebagai orang benar, semata-mata karena iman. Karena itu Tuhan menghendaki supaya kita tidak hanya dibenarkan secara status, tapi kita harus benar-benar bertumbuh dalam kebenaran. Ini membutuhkan sebuah proses yang berlangsung seumur hidup kita. Jika kita sudah bertumbuh sampai kepada tingkat ‘orang benar’, maka janji berkat Tuhan pasti akan digenapi dalam kehidupan kita dan berkat itu juga sampai kepada anak cucu kita. Orang benar adalah orang yang takut akan Tuhan. Itu diwujudkan melalui ketaatan melakukan firman Tuhan dan menjauhi segala bentuk kejahatan. “Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.” (Mazmur 25:12-13).

BE. 730 : 1 – 2 “Sai Patau ma Diringku”
Sai patau ma diringku ale Tuhan. Papatarhon hinauliMi Tuhan suru ma tondiMi saor tu rohangki. Lao papatar HolongMu tu donganki
Sai patau ma diringku ale Tuhan papatarhon hinauliMi Tuhan. Suru ma TondiMi saor tu rohangki Patariparhon basaM tu donganki

DOA
Terimakasih Tuhan atas berkatMu yang melimpah dalam kehidupan kami. Di pagi hari yang indah ini kami mau memulai aktivitas kami dengan terlebih dahulu menyerahkan kepadaMu apapun yang hendak kami lakukan supaya kami tetap berbuat kebaikan sehingga menjadi orang benar dihadapanMu. Amin

Selamat Pagi dan Selamat Beraktivitas
Tuhan Yesus Memberkati
Bvr.Lambok Parapat

Tetap taat Prokes 😷😷

SEMUA KARENA CINTA

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Sabtu, 12 Juni 2021

1TAWARIKH 29:9a

“Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN”

Nas Renungan saat ini mengisahkan bagaimana Daud sangat rindu membangun Bait Suci. Meskipun yang membangunnya Salomo, Daud mengumpulkan persembahan sangat besar untuk pembangunan Bait Suci. Ia memberikan hartanya sendiri: 3.000 talenta emas dan 7.000 talenta perak. Satu talenta kira-kira 34 kilogram. Jadi, Daud mempersembahkan 102 ton emas dan 238 ton perak. Tindakan Daud menginspirasi rakyatnya sehingga mereka pun menyatakan kerelaan untuk turut menyumbang bagi pembangunan Bait Suci. Cinta kepada rumah Allah itulah yang membuat Daud bersedia berkorban dan mengusahakan yang terbaik. Daud bisa saja memakai harta itu untuk kesenangannya sendiri. Namun, ia memakainya untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Dia sadar betapa Ia mengasihi umat Israel dengan menuntun nenek moyang mereka keluar dari Mesir, berjalan di padang gurun dengan mujizat-mujizatNya yang ajaib hingga sampai ke Tanah Perjanjian  (Kanaan).  Sudah seharusnya jika mereka membalas kasih Tuhan itu dengan apa yang mereka miliki. Ini Semua karena Cinta! Mungkin saat ini kita berpikir,  “Saya tidak punya harta atau materi yang bisa kupersembahkan untuk Tuhan.  Apa yang bisa kuberikan untuk Tuhan?”  Jangan pernah berpikir bahwa yang dapat kita pesembahkan kepada Tuhan itu hanyalah berkaitan dengan harta, materi atau uang.  Banyak hal yang dapat kita persembahkan kepada Tuhan sebagai wujud kasih kita kepadaNya.  Tertulis:  “…supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah:  itu adalah ibadahmu yang sejati.”  (Roma 12:1).  Kita dapat memberikan hidup kita untuk Tuhan.  Waktu, tenaga dan juga talenta yang kita miliki dapat kita persembahkan melalui pelayanan di gereja kita masing-masing.

BE.204:2 “Ndang Tadinghonongku Ho”

Nasa na nilehonMi, Tondi rodi pamatanghu, Hosa dohot gogongki Rodi saluhut artangku, Hupasahat i tu Ho, Na so unsatonhu do

Doa

“Ya Allah Bapa, Bimbing dan ajarlah aku untuk mempersembahkan hidupku dan yang ada padaku bagi pelayanan Kerajaan Tuhan di dunia ini. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

PEKERJAAN YANG DIKEHENDAKI ALLAH

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Jumat, 11 Juni 2021

YOHANES 6:29

Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

PEKERJAAN YANG DIKEHENDAKI ALLAH

Pada masa pelayananNya Yesus benar-benar berada  ‘di atas angin’.  Kalau seseorang berada di posisi Yesus pastilah merasa bangga dan membusungkan dada karena merasa menjadi figur yang sangat terkenal, berpengaruh dan dirindukan khalayak ramai.  Namun Yesus sama sekali tidak merasa bangga.  Apalah artinya banyak orang menjadi pengikutNya jika tidak disertai perubahan kualitas hidup mereka.  Yesus tidak ingin mereka sekadar ikut-ikutan atau mencari Dia karena ingin mendapatkan sesuatu dariNya. Yesus berkata kepada orang-orang itu,  “…sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.”  (Yoh.6:26). Pernyataan Yesus ini menjadi suatu peringatan atau teguran keras bagi kita.  Jangan sampai kita mencari Dia karena suatu tendensi atau motivasi yang salah, bukan karena kita ingin mengenal Pribadi Tuhan Yesus lebih dalam, tapi hanya ingin kebutuhan kita terpenuhi:  berkat, kesembuhan, pertolongan dan mujizatNya.  Berbeda dengan Paulus yang beranggapan demikian:  “…pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya.”  (Fil.3:8).  Tuhan berkata,  “…Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.”  (Hos.6:6). Apa yang mendorong kita bertekun mencari Tuhan?  Karena kita sungguh-sungguh mengalami pertobatan dan mengasihi Dia?  Ataukah kita menjadikan Yesus sebagai alternatif terakhir setelah semua jalan serasa tertutup?  Memang, Tuhan Yesus Mahasanggup:  sanggup menolong, memberkati, menyembuhkan, dan juga memulihkan seburuk apa pun keadaan kita.  Tetapi janganlah ini menjadi dasar utama kita mencariNya, karena orang yang demikian mudah sekali berubah setelah apa yang diinginkan tercapai atau apa yang diharapkan tidak menjadi kenyataan, seperti sepuluh orang kusta yang telah disembuhkan Yesus, di mana hanya satu orang saja yang kembali kepadaNya dan mengucap syukur, yang sembilan orang lainnya pergi begitu saja meninggalkan Yesus.

BE.339:7 “Diingot Halak Dagang”

Haporseai ma Jesus Silehon tua i, Ibana do manobus Ho sian dosami

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku untuk melakukan apa yang menjadi kehendakMu. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

TIDAK MENJADI HAKIM BAGI ORANG LAIN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Rabu, 09 Juni 2021

ROMA 2:1

“Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama”.

Kali ini Renungan kita mengingatkan kita untuk tidak menjadi Hakim bagi orang lain. Apa itu menghakimi? Menghakimi adalah: mengadili atau berlaku sebagai hakim. Ini merupakan suatu keotoritasan  dari seseorang yang diberi kuasa. Seorang hakim akan bertindak sebagai orang yang memiliki keotoritasan  atas warga sipil. Jika Anda berbuat salah, pemerintah akan memanggil Anda, atau menyeret Anda ke pengadilan, atau jika ada dua orang yang berselisih, mereka membawa persoalan tersebut kepada pihak yang memiliki keotoritasan  yang lebih tinggi. Hakim merupakan perwujudan dari pihak yang memiliki keotoritasan  yang lebih tinggi. Saat ini kita disapa, ketika kita menghakimi orang lain, kita sedang menghakimi diri kita sendiri. Tuhan Yesus berkata, “Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu?”. Yesus mempertanyakan hal itu karena selumbar adalah benda yang sangat kecil. Yang harus kita perhatikan adalah kita tidak boleh menghakimi berdasarkan suatu kecurigaan dan harus memenuhi persayaratan di atas. Tentu saja kalau kita tidak dalam posisi menghakimi, maka kita tidak perlu menghakimi. Kita dapat menilai suatu pendapat atau tindakan seseorang dan dapat memberikan argumentasi. Kita dapat menilai bahwa suatu perbuatan adalah tidak dapat dipertanggungjawabkan secara moral, karena memang perbuatan tersebut adalah tidak baik, namun kita tidak dapat menilai secara persis apa yang mendasari perbuatan tersebut. Kita boleh saja “menilai” bahwa orang lain salah atas dasar kebenaran yang saat ini kita pegang. Tapi akan sungguh naif kalau kita sampai “menghakimi” orang lain, karena hal itu pastilah didasari pada paradigma yang menganggap bahwa diri kita yang paling benar. Marilah kita belajar memperlakukan orang lain sebagaimana diri sendiri ingin diperlakukan. Saat ini kita dipanggil menjadi saudara bagi sesama kita, kita saling menjaga, kita saling memulihkan, kita saling menopang, kita saling belajar satu sama lain.

BE.720:1 “Naeng Marsinondang Ngolungku”

Naeng marsinondang ngolungku diigil Jesus i, Manang didia pe ahu tongtong huingot i. Tiur marsinondang, Ido niigil ni Jesus. Tongtong marsinondang, Panondang do au tutu

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku untuk tidak menghakimi sesamaku. Amin.

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

KEJAHATAN DIBALAS KEBAIKAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Selasa, 08 Juni 2021

ROMA 12:17

“Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!”

Banyak bentuk kejahatan yang muncul di tengah-tengah aktifitas dan hidup keseharian kita; baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja maupun lingkungan bermasyarakat. Tanpa kita sadari pengaruh lingkungan bisa saja membuat kita ber-perilaku yang sama dalam menyikap segala yang terjadi. Mengantisipasi kondisi tersebut, kita kembali diingatkan untuk tetap menjaga sikap dan kualitas hidup orang-orang Kristen supaya tidak serupa dengan orang-orang yang belum mengenal Kristus. Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan adalah bukti sikap yang semakin bertumbuh dan semakin kuat dalam kasih kepada Tuhan dan bagi sesama (2Tes.1:3), semakin melimpah dalam kasih (Fil.1:9;1Tes.3:12), sehingga mampu mengampuni dan memberi bagi orang lain. Kita harus terus-menerus melatih sikap hidup kita agar bertumbuh dan semakin dewasa dalam kerohanian menuju kepada kesempurnaan Kristus. Tanda yang tampak pada orang Kristen yang sudah bertumbuh dewasa adalah menghasilkan atau memberi buah (Gal. 5:22-23) dan buah dalam pelayanan (Yoh.4:36;Roma 1:13). Sehingga sikap orang Kristen dewasa akan bersedia menerima tanggungjawab dalam pelayanan untuk saling melayani; baik di dalam jemaat dan kepada semua orang (masyarakat). Contoh sederhana yang bisa kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari adalah sapaan dan sentuhan yang penuh kasih dalam setiap interaksi kita di dalam keluarga, gereja dan berjemaat. Sikap seperti itulah yang pertama kali tampak dan menjadi dasar dalam sikap yang bertumbuh di dalam kebenaran dan kasih Kristus. Sudahkah tanda itu hidup dan kita lakukan di tengah-tengah keluarga, jemaat dan lingkungan kita? Marilah kita melakukannya, dengan demikianlah kita telah menunjukkan kebaikan dalam setiap kasih yang memotivasi kita. Amen

BE.716:3 “Di na Mamolus Sandok Ngolu On”

Ula na denggan tu halak sude
Songon binaenNa tu ho
Ingot urupi luhut na gale, Gabe parholong ma ho. Bahen ma ahu parhiteanMu, PasupasuM mabaor ma i. Ale Tuhanhu patupa ma au, Baen pasupasu tu dongan sude

Doa

“Ya Allah Bapa, bentuklah aku menjadi pribadi yang baik kepada sesama dengan tidak membalaskan yang jahat dengan kejahatan. Amin.

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang