BERPEGANG PADA PENGHARAPAN

RENUNGAN HARIAN HKBP AEKKANOPAN
Selasa, 01 Juni 2021

“Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.” 1Timotius 3:14

Banyak tantangan zaman now, termasuk ajaran-ajaran yang bertujuan untuk menyesatkan iman kita. Salah satunya ialah Tehnologi informasi saat ini yang begitu cepat dan terbuka, terkadang begitu mudah menggoyahkan iman kita terlebih apabila pondasi kita akan kebenaran firman Tuhan tidak teguh. Rasul Paulus begitu jelas menasehati Timoteus, anak rohaninya. Timoteus yang masih muda dipercayakan Rasul Paulus untuk memberitakan Injil, dan sebagai bapak rohani ia menasehati Timoteus dalam banyak hal. Dan pada ayat ini, Rasul Paulus menasehati Timoteus dalam dua hal yakni, yang pertama; agar tetap teguh dalam keyakinannya untuk hidup dalam kebenaran Firman Tuhan dan yang kedua; untuk selalu mengingat siapa saja yang mengajarkannya kepadanya dari kecil hingga dia dewasa. Pada zaman gereja mula-mula dahulu, iblis selalu berupaya dan berusaha untuk membuai umat manusia dalam ajaran-ajaran yang terlihat enak didengar, padahal bertujuan untuk menyesatkan anak-anak Tuhan. Jadi bukanlah hal yang mengherankan lagi apabila saat ini pun kita banyak diserang oleh pengaruh-pengaruh ajaran sesat tersebut. Apalagi saat ini, tehnologi informasi membuat segala sesuatunya menjadi sangat mudah dan cepat. Bagaimana menantang ajaran-ajaran sesat tersebut? Seperti nasehat Rasul Paulus terhadap Timoteus, kita dianjurkan untuk mengingat orang yang dahulu mengajarkan tentang kebenaran itu kepada kita, supaya kita selalu menguji kebenaran akan ajaran-ajaran yang sekarang kerap kita dengar, apakah sesuai dengan kebenaran atau tidak. Supaya kita selalu mendiskusikan satu ajaran kepada para pengajar kita, apakah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan atau tidak. Oleh karena itulah, sebagai anak Allah yang sudah dimerdekakan, kita berkewajiban untuk selalu memberikan pengajaran kebenaran Firman Tuhan kepada anak-anak kita apabila kita sudah berkeluarga. Pondasi yang kuat harus dimulai dari keluarga. Keluarga sangat berperan penting dalam pemberitaan Injil kepada generasi penerus. Jika dari kecil kita sudah selalu mengajarkan Firman Tuhan kepada anak-anak kita, maka saat kelak mereka sudah besar kemudian merantau keluar daerah untuk studi bahkan bekerja, mudah-mudahan keyakinannya tentang kebenaran Firman Tuhan tetap kuat, untuk itulah kita harus selalu memberitakannya dalam perkataan terlebih dalam teladan perbuatan. Kita tahu saat ini, begitu banyak generasi gereja yang meninggalkan imannya dan memilih untuk mengikuti ajaran lain, oleh karena ajaran kebenaran Firman Tuhan tidak kuat mereka dapatkan dan pengajarnya yang paling dekat dalam hal ini orang tua tidak menjadi teladan yang patut dicontoh buat mereka ikuti. Biarlah Firman Tuhan menjadi pondasi iman percaya kita, dan dengan tegas menolak setiap ajaran-ajaran sesat dan pengaruh-pengaruh yang bertujuan untuk menyesatkan iman kita. kiranya Tuhan Yesus Kristus selalu menyertai kita dan menjaga iman kita kepadaNya. Amin.

BE.800:1 “Paboa tu dakdanak i”
Paboa tu dakdanak i, binaen ni Tuhan i, ulaon na gok huaso i, pinatupa na i.

DOA
Engkau mengingatkan kami agar tetap teguh dalam iman kepadaMu, Amin.

Selamat pagi dan selamat beraktifitas

TUHAN MEMBERKATI

SALAM SEHAT😷😷

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *