KITA ADALAH AHLI WARIS

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Selasa, 20 Juli 2021

ROMA 8:17

“Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.”

Seorang bapak berutang cukup banyak kepada si A. Karena si A seorang yang kejam, ia menuntut bapak itu membayar utangnya. Jika tidak, si A akan memenjarakannya. Hal ini terdengar oleh si B. Karena belas kasihannya, si B bersedia membayar semua hutang bapak tersebut. Tentu saja hal ini sangat menggembirakan hati Sang Bapak. Meski ia sadar dirinya masih terlilit utang, namun kini ia berutang bukan kepada tuan yang jahat melainkan kepada tuan yang baik dan penuh belas kasihan. Sebab itu, bapak itu bersedia melakukan apa saja yang bisa dilakukannya demi tuan barunya. Gambaran inilah yang Paulus ajarkan pada renungan hari ini. Paulus memberikan pemahaman praktis dari pengajarannya di bagian sebelumnya, Paulus menyebut kita sebagai “orang-orang berutang”. Paulus ingin menegaskan bahwa sebagai orang-orang yang telah ditebus oleh Kristus dan telah menerima Roh Kudus, kita harus hidup menurut Roh, bukan menuruti keinginan daging atau dosa. Hidup menurut Roh berarti hidup dipimpin oleh Roh dan mematikan segala perbuatan dosa. Tidak hidup lagi dalam ketakutan, melainkan menyandarkan diri kepada pimpinan Roh Allah. Hasilnya adalah kita disebut anak-anak Allah dan ahli waris-Nya yang akan menerima janji dan keselamatan serta kemuliaan bersama Allah. Indah bukan karya Allah di dalam hidup kita? Pertanyaannya, siapakah yang lebih kita taati selama ini? Keinginan daging kita atau kehendak Tuhan? Marilah kita bersungguh-sungguh menjalani hidup dalam Roh. Hidup seturut kehendak dan firman-Nya. Hidup dipimpin oleh Roh-Nya. Sesungguhnya, kita adalah orang-orang yang berutang kepada Kristus, Sang Pemilik hidup kita.

BE.492:1 “Na Mora Tutu”

Na mora tutu, sangap damang i, Ibana nampuna sude arta i, Nang sere, nang perak, nang hepeng sude Tapuji Ibana, unduk hita be. AnakkonNa do au, anakkonNa do au, Dibaen Tuhan Jesus, anakkonNa do au.

Doa

“Ya Allah Bapa, Ajarlah aku untuk hidup dengan sungguh menjalani hidup di dalam RohMu. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Pdt.Anggiat Saut Simanullang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *