KATA YANG LUAR BIASA BERDAMPAK ITU ADALAH HARAPAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Senin, 13 September 2021

ROMA 5:5

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”

Nas Renungan kita saat ini berbicara tentang Pengharapan. Apakah itu? Pengharapan artinya: memohon, meminta, keinginan supaya sesuatu terjadi dan sesuatu itu biasanya hal yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Dalam Alkitab pengharapan adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, dimana Yesus telah masuk sebagai perintis bagi kita (Ibr. 6:19-20). Pengharapan tentunya sangat dibutuhkan ketika seseorang tergeletak tak berdaya karena masalah rumah tangga yang berantakan, bisnis dan pekerjaan yang jatuh ketitik nol, kesehatanmu ambruk, masa depan sepertinya kelihatan suram, sehingga kita tidak sanggup berdiri lagi. Menghadapi situasi seperti ini, kita harus bisa menerima kekecewaan yang terbatas, tetapi jangan pernah kehilangan harapan yang tidak terbatas. Artinya bahwa kekecewaan itu seberapa hebatnya, terbatas, tetapi harapan itu, tidak terbatas. Oleh sebab itu biarkan harapan itu berbisik dalam pikiran dan hati kita. Jangan bungkam bisikan itu karena masalah yang anda hadapi terlalu berat dan banyak. Dengarkan suara itu dan biarkan suara itu menghidupkan harapan kita yang hampir padam. Harapan adalah kata yang luar biasa. Tuliskan dalam pikiran kita selamanya. Harapan adalah kata yg memberikan pencerahan, bersinar dan gemerlap, membuat kita bisa melihat kedepan, menjadikan kita berani dan memiliki kepercayaan diri lagi dalam Tuhan. Harapan membuat kita memiliki hari esok. Untuk bisa bertahan hidup, kita harus memiliki harapan. Harapan membuat kita mampu keluar dari situasi dan kondisi yg mengurung hidup kita. Berdasarkan Kitab Suci kita harus memaknai bahwa pengharapan itu bukan produk awal. Dia lahir dari berbagai tekanan dan persoalan hidup. Jika kita tekun menanggungnya maka kita akan tahan uji. Jika kita sudah tahan uji maka pengharapan itu lahir. Dan pengharapan tidak pernah mengecewakan.  Oleh karena itu pengharapan itu sendiri adalah buah dari ketekunan dan kemudian menjadi tahan uji. Karena itu, teruslah berharap maka kita akan meraih harapan itu dalam kebahagiaan (PASS)

BE.128:3 “Ditanda Debatanta”

Ditanda do nasida dibaen manghirim di, Na pinarbagahonNa Tongtong rohana i. Sai saut do bahenonNa sude hataNa i, I do sitiopanna ro di ajalna i. I do sitiopanna ro di ajalna i.

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku selalu untuk selalu memiliki pengharapan. Amin”

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *