TUHAN TEMPAT KITA BERHARAP

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Kamis, 16 September 2021

MAZMUR 130:3

“Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?”

Kehidupan dengan segala kompleksitas yang ada terkadang membuat kita sering mengabaikan sapaan Tuhan dalam hidup kita. Dalam keadaan demikian, kita bukannya datang mencari Tuhan, kita justru jatuh dalam kesibukan yang menggiring kita menuju ke jurang keputusasaan. Dalam jurang keputusasaan, pemazmur berteriak kepada Tuhan. Ia merasa terisolasi dan jauh dari Tuhan. Namun, dalam keadaan seperti itu, pemazmur justru dituntun dalam pengakuan akan dosanya. Dalam pengakuannya, ia menyadari bahwa ia tidak akan dapat berseru dan berdiri di hadapan Tuhan jika Tuhan mengingat-ingat setiap kesalahan yang diperbuatnya. Meski demikian, ia tetap berseru kepada-Nya sebab ia menemukan bahwa pada Allah ada kemurahan, pengampunan, dan penebusan. Pada Tuhan ada pengampunan yang sempurna. Allah ditakuti bukan dalam nuansa negatif. Ketakutan umat Allah terhadap-Nya diberikan dalam nuansa kegentaran dan kekaguman. Ketika pemazmur berlutut di hadapan Allah, ia menemukan pengharapan dan kasih setia yang berlimpah. Jalur komunikasi umat dengan Allah selalu terbuka. Di dalam doa pemazmur menyadari bahwa Allah tidak pernah membuang umat-Nya. Seperti pemazmur, keputusasaan dalam hidup sering menghampiri kita sehingga kita merasa jauh dari Tuhan. Pada waktu seperti itu, seberapa berani kita menghampiri Allah di dalam doa? Apakah kita berdoa dengan kegentaran dan rasa kagum karena pengampunan yang Ia sediakan bagi kita umat pilihan-Nya? Adakah kesadaran akan kemurahan, pengampunan, dan penebusan yang telah Ia berikan kepada kita melalui Kristus Yesus? Allah tidak pernah menolak kita ketika kita datang kepada-Nya. Dia tidak pernah mengingat-ingat kesalahan yang telah kita perbuat. Doa merupakan sarana komunikasi yang terus terbuka bagi umat-Nya di dalam Kristus Yesus. Firman-Nya berkata bahwa jika kita mengaku dosa kita, Ia setia dan adil, Ia akan mengampuni serta membebaskan kita dari segala dosa kita. (PASS)

BE.681:1 “Ale Amang Asi RohaM”

Amang sai pargogoi ma au di hasiangan on, TondiM pasaor tu tondingkon pamalum rohangkon. Sai usehon, sai usehon TondiMi tu au, Asa monang maralohon parungkilon au.

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku untuk menyadari bahwa hanya kepadaMu saja kami berharap. Amin”.

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *