MURAH HATI SEPERTI BAPA

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Sabtu, 18 September 2021

LUKAS 6:36

“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.”

Murah hati adalah salah satu sifat atau karakter yang harus ada dalam diri orang percaya.  Mengapa?  Karena Kristus telah meninggalkan teladan hidup bagi kita, maka dari itu kita harus mengikuti jejak-Nya.  Sebagai orang percaya  adalah mutlak bagi kita mewarisi sifat atau karakter dari Bapa-Nya, salah satunya adalah hal kemurahan hati.  Murah hati adalah cara untuk menyatakan perbuatan baik kepada orang lain.  Kemurahan hati selalu ditandai dengan sikap yang penuh belas kasihan terhadap orang lain, adanya tindakan suka memberi, tidak berlaku pelit, suka menolong, baik hati, dan sebagainya. Bermurah hati merupakan perintah Tuhan yang harus dilakukan oleh orang percaya yang telah beroleh kemurahan dari Tuhan.  Karena kemurahan Tuhan sematalah dosa-dosa kita telah diampuni dan kita diselamatkan..

Kemurahan hati berasal dari dua kata latin pati dan cum yang berarti menderita bersama, berbela rasa, murah hati. Kepada siapa kita harus bermurah hati?  Kita harus bermurah hati bukan hanya kepada orang-orang yang berlaku baik kepada kita atau orang yang mengasihi kita, melainkan kepada semua orang, termasuk kepada musuh atau orang yang menyakiti kita sekalipun.  Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka.”  (Luk.6:31-32). Alkitab menyatakan bahwa ada berkat tersedia bagi orang-orang yang memiliki kemurahan hati, yaitu mendapatkan upah yang besar dari Tuhan  (Luk.6:33)  dan juga beroleh kemurahan.  “Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.”  (Mat.5:7).  Dinyatakan pula bahwa  “Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri,”  (Amsal 11:17).  Kemurahan hati adalah salah satu dari buah Roh yang harus dihasilkan dalam kehidupan orang percaya  (Gal.5:22-23).  Ini adalah proses hidup yang dikerjakan oleh Roh Kudus dalam diri orang percaya melalui persekutuan yang karib dengan Tuhan, ibadah, pelayanan, doa, dan ketaatannya dalam mengiring Kristus. (PASS)

BE.794:2 “Ro ma Ho Tuhan (1)”

Gok pasupasuM tu na buas roha, Unang ganggu au marasi ni roha. Pargogoi ma au mangurupi dongan, Baen ma pasupasu HuriaM Tuhan.

Doa

“Ya Allah Bapa, ajar aku untuk menjadi pribadi yang Murah hati. Amin”.

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *