“KASIH, TIDAK BERKESUDAHAN!”

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Kamis, 14 Oktober 2021

 1KORINTUS 13:8

“Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.”

Sesungguhnya agama Kristen identik dengan Kasih atau dapat dikatakan Kristen adalah agama Kasih. Sekarang, apakah Kasih itu? Saat ini Rasul Paulus mencoba menyingkapkan bagi kita dengan apa yang dituliskannya dalam 1Korintus 13:4-7

Kasih itu sabar,
Kasih itu murah hati;
Ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri sendiri dan tidak sombong,
Ia tidak melakukan yang tidak sopan
dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.
Ia tidak pemarah
dan tidak menyimpan kesalahan orang lain,
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

Puncak dari penjelasannya diakhiri pada ayat ke-8, dimana Paulus berseru: “Kasih tidak berkesudahan!” Kasih yang sejati tidak akan bertahan hanya untuk satu periode waktu saja, karena kalau begitu itu adalah kasih yang bersyarat. Kasih yang diberikan Allah Bapa kita adalah suatu kasih yang tiada habisnya, kasih yang tanpa syarat. Biarlah ini menjadi perenungan bagi kita. Kita tidak pernah melakukan apapun yang membuat kita layak menerima kasih Allah, namun Dia tetap mengasihi kita tanpa syarat. Hari ini, kiranya kita mengasihi seperti yang telah dilakukan oleh Kekasih Jiwa kita, Yesus Kristus.

BE.820:1 “Pangke Ma Tingkin”

Pangke ma tingkim na sian Tuhanmu, Ai tung hatop laho salpu do i. Dia ma arta na hot di ngolumu, Holong na polin na manongtong i. Ai ndang adong na hot di atas tano on, Nasa nauli lao salpu do i, Holong ni roha na hot na manongtong, Holan di Jesus do boi jumpang i.

 Doa

“Ya Allah Bapa, mampukan aku menjadi pribadi yang penuh kasih ”. Amin. 

 Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *