WASPADA ANTI KRISTUS!

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Senin, 08 November 2021

1JOHANNES 2:23

“Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.”

WASPADA ANTI KRISTUS!

Alkitab memberitahukan bahwa menjelang akhir zaman akan muncul berbagai ajaran sesat atau palsu. Hal itulah yang terjadi pada zaman penulisan surat 1Yohanes, yaitu munculnya berbagai ajaran sesat. Oleh karena itu, salah satu tujuan penulisan surat ini adalah untuk menjawab dan meluruskan berbagai ajaran sesat tersebut. Salah satu dari ajaran sesat tersebut adalah anti Kristus.

Bagi Rasul Yohanes, antikristus adalah satu realitas yang sedang dihadapi yang mengindikasikan bahwa manusia menjalani zaman akhir. Antikristus yang bermunculan tersebut banyak, kelihatannya merujuk pada nabi-nabi palsu yang bermunculan pada waktu itu dan mengajarkan ajaran-ajaran palsu. Walaupun banyak anti Kristus yang telah muncul, namun Rasul Yohanes memperingatkan bahwa “seorang anti Kristus akan datang”. Mereka berasal dari antara kita, tetapi tidak termasuk pada kita. Orang-orang yang sudah diurapi mampu membedakan kebenaran dari dusta anti Kristus. Anti Kristus yang sudah muncul pada abad pertama pun akan terus muncul sepanjang sejarah kekristenan, demikian juga pada masa depan.

Bagi Rasul Yohanes karakteristik anti Kristus bisa berupa personal (seorang anti Kristus), tetapi bisa juga berupa impersonal (ajaran atau satu sistem pemikiran yang sesat). Inti dari ajaran anti Kristus adalah menyangkal Yesus sebagai Kristus dan menyangkal Bapa. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa anti Kristus merupakan ajaran-ajaran palsu yang tidak mengakui Yesus Kristus atau ajaran-ajaran palsu yang tidak mengakui bahwa Allah telah datang sebagai manusia.

Mungkin sulit bagi kita untuk memastikan keberadaan sosok anti Kristus di sekitar kita, tetapi inti pengajarannya sangat mudah ditemukan. Sikap yang perlu dimiliki dalam menghadapi situasi zaman akhir ini adalah waspada. Wujud kewaspadaan kita adalah dengan tetap hidup di dalam Kristus. Artinya, kita memegang teguh pengajaran Kristus dan hidup di dalamnya. Untuk mengenali ajaran palsu, kita harus hidup dan terbiasa dengan ajaran benar.

BE.88:4 “Jesushu Naung Manobus Au”

Bagas uhirhon tu rohangku PanghophopMi humophop au, Tusi ma togu pingkiranku Guru di Ho sambing ma ahu. Hupuji nasa asiMi Alai gumodang holongMi.

Doa

“Ya Allah Bapa, bimbing aku memegang teguh pengajaranMu di dalam hidupku. Amin

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *