MENGHAMPIRI TAKHTA KARUNIA TUHAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Selasa, 01 Februari 2022

IBRANI 4:16

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya”.

 Sebagai pengikut Kristus, kita telah dianugerahkan hubungan yang intim dengan Allah Bapa dalam Yesus Kristus, sehingga kita dapat menghadap takhta kasih karunia Tuhan tanpa takut akan mati karena kekudusan takhta itu. Dahulu hanya Imam Besar agama Yahudi yang boleh masuk ke ruang Maha Kudus Bait Suci untuk menghantarkan persembahan dan untuk berdoa mohon berkat dan pertolongan Tuhan. Jemaat harus melalui Imam Besar menyampaikan doa dan persembahan kepada Tuhan karena mereka dianggap tidak kudus. Syukurlah melalui darah Yesus kita sudah dikuduskan, sehingga kita secara pribadi dan langsung layak menghampiri takhta kasih karunia Allah di dalam Yesus Kristus.

Melalui pengorbanan Yesus di kayu salib, kita punya keberanian untuk menghadap takhta kasih karunia Tuhan. “Oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diriNya sendiri (Ibrani 10:19-20). Dahulu kita adalah orang-orang berdosa tapi oleh kemurahan kasih karuniaNya kita menjadi ahli waris kerajaan Allah, dan kita dapat menghadap hadirat Allah setiap saat untuk memperoleh pertolongan yang kita butuhkan. Jangan sia-siakan keselamatan yang telah dianugerahkan kepada kita. Rajinlah datang menghadap hadirat Allah.

Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Marilah kita saling menasehati dan giat melakukan pertemuan-pertemuan ibadah kita menjelang hari Tuhan yang semakin mendekat (Ibrani 10:22-25). Amin

BE.491:1 “O Jesus Tuhannami”

O Jesus Tuhannami i, sondangi rohangki, Lao salpu do na bernit i, Dung bongot sondangMi. Na roa nang bernit pe, na lao do sasude, Tiur tongtong do langkangki, Dung bongot Ho tu si Ale Tuhan, sai tatap ma, Asi rohaM, sondangi ma, Sai pujionku basaMi, Na sumarihon ngolungki

Doa

Terpujilah Allah yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kami segala berkat rohani, sehingga kami dapat menghampiri kasih karunia TakhtaMu setiap saat. Amin

 (Sumber: Renungan Harian MARTURIA)

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *