KEKAYAAN DAN KEMULIAAN DATANGNYA DARI TUHAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Jumat, 18 Maret 2022

1TAWARIKH 29:12

“Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tanganMulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya”.

TUHAN adalah sumber segala kekayaan, kemuliaan dan kekuatan, Dia memberikannya kepada setiap orang yang dikasihiNya dengan tujuan untuk kebaikan hidupnya, sebab pemberian yang baik dan sempurna pasti datang dariNya. Tuhan tidak pernah memberikan sesuatu yang jahat kepada orang yang dikasihiNya. Tetapi pemanfaatan harta dan kekayaan dengan cara yang salah dapat merusak hidup manusia bukan harta dan kekayaan itu sendiri. Sering terjadi ketika seseorang diberkati Tuhan secara melimpah ia tidak semakin dekat kepada Tuhan dan mengasihiNya, malah semakin menjauh dan meninggalkan Tuhan. Disadari atau tidak harta dan kekayaan sering membuat manusia kurang berserah kepada Tuhan. Harta dan kekayaan begitu memikat hati dan teramat mengoda, dan akhirnya menjadi “tuan” yang baru, melebihi Tuhan yang adalah pemberi berkat. “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon” [Mat. 6:24]. Inilah yang membawa seseorang kepada kehancuran dan kebinasaan kekal. Semua orang pasti menginginkan kekayaan (hagabeon, hamoraon dan hasangapon) dan itu tidak salah. Menjadi salah apabila setelah menjadi kaya [gabe, mamora, dan sangap] banyak orang menjadi lupa diri, sombong, tamak, “materialisme”, bahkan melupakan Tuhan sebagai sumber berkat sehingga banyak kecurangan-kecurangan yang dilakukan demi mendapatkannya. Sebagai umat TUHAN, sepatutnya kita harus belajar mengelola, memakai harta dan kekayaan untuk mengasihi TUHAN dan sesama manusia. Kemampuan seseorang dalam mengelola dan memakai harta yang dipercayakan Tuhan merupakan kekuatan untuk memperoleh harta itu sendiri. Saat kita mampu mengelola harta dan kekayaan dengan baik, berkat Tuhan akan semakin dilimpahkan, sebab besarnya berkat Tuhan itu seiring dengan seberapa besar tanggung jawab kita terhadap harta yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Harta dan kekayaan bukanlah segala-galanya dalam hidup ini; sebaliknya kemiskinan, atau hidup yang berkekurangan bukanlah akhir dari hidup ini. Kaya atau miskin, tergantung bagaimana kita menggunakan apa yang sudah dianugerahkan Tuhan bagi kita sebagai alat untuk berbuat kebaikan dan kebajikan. Pergunakanlah harta dan kekayaanmu bukan untuk diri sendirimu sendiri, melainkan untuk mengasihi TUHAN dan orang lain. Selamat memuliakanlah TUHAN dengan kekayaan yang diberikan bagimu. Amin. Salam: Pdt. Pantas Parapat, M.Th

BE.470:5 “Jesus Ho Nampuna Ahu”

Sere, arta, hepeng pe, buat ma di Ho sude Tondi nang pamatanghi, ingkon Ho oloan ni i

“Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Ambillah, inilah tubuh-Ku.”

Doa

Ya Allah Bapa, ajar aku untuk menyadari bahwa segala sesuatunya itu berasal dariMu. Amin.

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *