MENGAPA MASIH MENGELUH?

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Selasa, 26 April 2022

RATAPAN 3:39

“Mengapa orang hidup mengeluh? Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya!”

Hampir setiap orang yang hidup pasti pernah mengeluh. Ada banyak hal yang membuat orang mengeluh. Apalagi di situasi saat ini. Demikian juga dalam Kitab Ratapan yang ditulis pada zaman kejayaan Israel telah lenyap yakni ketika orang Israel diangkut sebagai orang-orang buangan di Babel, mereka mengeluh karena ditindas dan harus menjalani kehidupan yg berat. Padahal itu terjadi karena dosa mereka sendiri. Mereka telah mendurhaka dan memberontak kepada Tuhan. Daripada mengeluhkan akibat dosanya sendiri, Alkitab menulis bahwa lebih baik orang hidup mengeluh karena dosa yg telah mereka dilakukan. (Ratapan 3:39). Mengeluh dan meratap tidaklah akan mengubah keadaan. Oleh sebab itu, nabi Yeremia mengajak umat Israel untuk menyelidiki dan memeriksa hidupnya serta kembali berpaling kepad Tuhan. Ketika umat Israel merendahkan diri, bertobat dan kembali kepada Tuhan, maka saat itulah Tuhan berjanji akan mengembalikan kejayaan mereka. Dan janjiNya itu digenapi 70 tahun kemudian, yaitu pada zaman pemerintahan Koresy dan raja Artahsatra, umat Israel diizinkan utk pulang ke negerinya dan membangun kembali rumah bagi Tuhan di Yerusalem yang terletak di Yehuda. (Yer.34:14 dan 2Taw.36:22-23). Untuk itu, kita-pun perlu belajar untuk tidak mengeluh atas segala sesuatu yg terjadi. Kalaupun mau mengeluh, maka lebih baik kita mengeluh atas semua dosa, kesalahan dan pelanggaran yang telah kita perbuat dengan pikiran, perkataan dan perbuatan terhadap sesama ataupun terhadap Tuhan. (Rat.3:40) Kemudian segeralah bertobat dan berpaling kembali kepada Tuhan, dan lakukanlah apa yang benar dihadapan Tuhan. Maka dengan demikian Tuhan-pun akan memulihkan hidup kita.

BE.503 :1- 2 “Na Loja Ho O Donganhi”

Na loja ho, o donganhi, dibahen hasusaan i, Rade di ho adian i, sai bereng dompak Jesus i. So ho, ungutungutmi paso, So ho, ungutungutmi paso. Hohom ma ho, paso saritami.

Doa

Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk dapat menginterospeksi diri kami dan mampukanlah kami untuk segera bertobat dan berpaling kembali kepadaMu. Amin

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *