OLEH FIRMAN TUHAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Kamis, 28 April 2022

MAZMUR 33:6

“Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.”

Alkitab disebut firman Tuhan yang hidup. Mengapa? Sebab darinya kita mendapatkan makanan dan minuman rohani. Banyak orang berpikir bahwa roti adalah satu-satunya yang dibutuhkan untuk bisa hidup. Memang benar, makanan jasmani diperlukan agar kita dapat bertahan hidup, namun ada hal lain yang diperlukan untuk membuat hidup lebih dari sekedar bertahan hidup. Ada tertulis: “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4). Seperti “Bayi yang baru lahir”, yang tidak akan dapat hidup tanpa susu, begitu pula hidup, tidak akan dapat bertahan tanpa ‘air susu murni’ dari firman Tuhan. Seperti makanan bagi tubuh jasmani untuk memberikan asupan energi pada hidup, maka agar dapat benar-benar hidup, firman Tuhan juga merupakan Asupan Kebutuhan. Sebab hati manusia hanya dapat dipuaskan dengan firman Tuhan: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Luk 11:28). Sungguh, firman Tuhan yang hidup dan berkuasa dan “Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya”. 2)Ungkapan “firman Allah = firman Yehuwa” muncul ratusan kali dalam Alkitab. Oleh ”firman Allah” langit diciptakan, Allah berfirman dan firman itu terlaksana. ”Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” lalu terang itu jadi.” (Kej 1:3). Allah telah mengerjakan segala sesuatunya, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” (Yoh 5:17). Itu menyimpulkan bahwa melalui firman-Nya: “Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.” (Mzm 33:9). Dengan firman-Nya: Semua makhluk hidup dan benda mati tunduk kepada-Nya dan semua ciptaan untuk melaksanakan maksud-tujuan-Nya. Firman-Nya dapat diandalkan; apa pun yang dijanjikan-Nya, Allah akan ingat untuk menepatinya. Sebagaimana telah Ia katakan, firman-Nya akan bertahan sampai waktu yang tidak terbatas dan tidak akan kembali tanpa tercapai tujuannya, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Mat 24:35). 3) Firman Allah adalah firman yang hidup, yang memiliki kekuatan untuk mewujudkan Rancangan dan Rencana-Nya, yang menyatakan Kekuasaan dan Kemuliaan-Nya. Firman Allah yang hidup, yang menguatkan dan memotivasi, yang menuntun hidup dan menghibur. Akan hal itu, baiklah kita senantiasa 74 hidup dilandasi oleh firman-Nya setiap hari: “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya, untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil.” (Mzm 119:105-106). Umat Allah yang hidup, senantiasa memberikan waktu untuk bersama firmanNya, menghidupinya dan selalu didalam firmanNya, sebab itu menjadi kekuatan, itu yang menjadi penuntun: “… Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapanNya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau.” (Kel 15:26), Amin. Salam: Pdt. Ramli S. Sihombing, S.Th.

BE.575  ”Puji Ma Debata na Songkal”

Puji ma Debata na songkal, Pasangap ma goarNa/ Puji ma angka rura dohot lung, angka dolok na timbo, Dohot hasak ni galumbang sude mamuji Ho/ Langit i na mansai hembang, Bintang i na mansai torang, Ombun i na mansai saksak, Pasangaphon Ho O Debata/ Tung so olo tading au lao mamuji Ho Tuhan, Nasa gogo bahenonku lao pasangaphon Ho, Ro di ujung ni ngolungku sai pujionku Ho.

Doa

Ya Allah Bapa, bimbinglah aku melalui Roh KudusMu untuk melakukan yang benar dihadapanMu. Amin

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *