MENGIKATKAN DIRI KEPADA TUHAN

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Sabtu, 30 April 2022

1KORINTUS 6:17

“Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya kepada Tuhan, menjadi satu Roh dengan Dia.”

Kapal yang mengarungi lautan dalam, penuh dengan aneka tantangan, ombak dan topan, serta angin kencang akan mencoba menerjang menghantam, tapi kenapa kapal kokoh dapat bertahan dan tidak tenggelam dihempas dan ditelan oleh gelombang? Dia kuat bertahan, hingga tiba di pelabuhan dengan selamat dan aman. Saudara tau rahasianya? Karena kapal ini terikat dengan sebuah jangkar besi yang berat, jangkar akan menahannya untuk teguh dan tidak terhempas oleh gelombang dahsyat. Bagaikan kapal yang mengalami banyak tantangan, demikian juga manusia mengalami banyak problema hidup yang bagaikan gelombang dahsyat, pengaruh- pengaruh internal dan eksternal, semuanya datang menghadang ingin menenggelamkan manusia itu sendiri. Pertanyaan sejauh manakah kemampuan manusia itu bertahan di tengah ancaman dan godaan dalam segala zaman? Jika manusia itu hanya mengandalkan kekuatannya sendiri, ombak dahsyat akan menenggelamkannya, tetapi bila tali imannya diikatkan dan terhubung kepada Allah, Yesus Kristus dan Roh Kudus, maka dia akan kokoh mampu bertahan menaklukkan segala tantangan hingga menuju pelabuhan yang tenang damai. Immanuel, Tuhan telah meninggalkan kemuliaanNya, turun dari kemahakuasaanNya menuju dunia menjalin hidup dan tali persaudaraan dengan manusia. Allah telah menebus manusia dan menjadikan manusia menjadi baitNya sendiri dan RohNya tinggal di dalam dia (1 Kor 3:16) Manusia adalah anggota tubuh Allah (1 Kor 6:6), serta rupa Allah: Imago Dei (Kej 1:27), manusia tidak jauh berbeda dengan Allah (Mzm 8:6) Allah terlebih dahulu mengikatkan diriNya bagi kita, tapi apa yang terjadi manusia mau diperbudak oleh dosa, tunduk kepada keinginannya, hawa nafsunya sendiri, berlaku jahat dan menghianati Allah. Untuk itu selagi masih ada waktu, gunakan kesempatan untuk mengikatkan dirimu kepada Tuhan kembali. Tuhan masih tetap menunggu agar kita mengikatkan diri kepada Tuhan, sehingga mampu bertahan dan kuat, kokoh, menghadapi ombak dahsyat yang penuh goncangan. Kita akan dituntun hingga tiba pada pelabuhan yang aman dan damai. Tuhan memberkati dan menguatkanmu, sehingga engkau mampu bertahan dan memenangkan segala godaan dan tantangan. Amin, Salam: Pdt. Rein Justin Gultom, S.Th., M.A.

BE.750:1 ”Tu Tondingkon O Jesus”

Tu tondingkon O Jesus, patolhas HataMi, Asa sonang rohangku unang sai ganggu i. Rohangkinon dohot tondingkon naeng tumangihon Ho, Dison do au naposoMon rade tumangihon Ho.

Doa

Ya Allah Bapa, bantulah aku untuk memenangkan segala godaan dan tantangan. Amin

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *