SETIA DAN MENGASIHI YESUS

RENUNGAN HKBP AEKKANOPAN

Selasa, 17 Mei 2022

YEHEZKIEL 16:8

“Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta berahi. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya”

“Gnothi Seauthon”, kenalilah dirimu sendiri, ungkapan itu mungkin sudah pernah kita dengar. Ungkapan ini mengingatkan kita untuk mau dan selalu belajar mengenal diri kita, siapa kita, dari mana asal usul kita dan apa tujuan hidup kita. Dengan belajar mengenal diri sendiri, maka kita akan bisa memaknai dan menjalani hidup ini sesuai dengan kehendak Tuhan, tidak lupa diri dan jauh dari kecongkakan. Dalam kitab Yehezkiel pasal 16 ini Allah mengatakan bahwa Ia telah memilih Israel dan menjadikannya menjadi milikNya. Israel adalah bangsa kecil yang tidak dianggap, bahkan diibaratkan sebagai anak buangan yang tidak diinginkan kehadirannya. Allah memperhatikan bahkan mengangkat mereka sebagai kesayanganNya walaupun mereka tidak layak. Allah bahkan mengikat perjanjian dan bersedia menjadi Allah atas mereka. Allah memperlakukan mereka dengan sangat istimewa dan membuat nama mereka masyhur di antara bangsa-bangsa. Namun apa yang dilakukan bangsa Israel? Sungguh sangat menyakitkan hati Tuhan, mereka melupakan Tuhan dan menyembah kepada berhala yang disembah bangsa lain. Semua yang mereka lakukan merupakan kekejian di mata Tuhan. Mereka membalas kebaikan Tuhan dengan perbuatan-perbuatan yang menyakiti hatiNya, “air susu dibalas air tuba”. Dalam Yohanes 15:16 Yesus mengatakan kepada kita bahwa kita telah dipilihNya menjadi milikNya. Bukan hanya memilih, tetapi Dia juga yang menyertai dan memberkati kehidupan kita. Singkatnya, kita ada hingga detik ini semua karena kasihNya. Tetapi sadar atau tidak, kita juga sering berperilaku seperti Israel sebagaimana dikisahkan dalam renungan ini. Kita membalas kasih dan kebaikan Tuhan dengan perbuatan yang menyakiti hatiNya. Mungkin kita melakukan hal yang jahat, bahkan berkhianat dengan memohon berkat dan keselamatan dari allah lain. Belajar dari apa yang tertulis di dalam firman Tuhan hari ini, kita sebagai orang percaya, memang tidak dapat membalas secara sempurna kebaikan dan kasih setia Allah dalam hidup kita. Namun, kita dipanggil untuk setia dengan terus-menerus mengingat kasih setia-Nya di dalam kehidupan kita. Setiap orang percaya harus terus berusaha mengenal diri serta mengenal Tuhan dan bersandar penuh kepadaNya. Tuhan Yesus Kristus adalah sumber pertolongan dan keselamatan di dalam hidup kita, tetaplah setia dan mengasihiNya. Amin. Salam: Pdt. Hitler E.Hutapea,S.Th.,M.M.

BE.470:1-2 “Jesus Ho Nampuna Au”

  1. Jesus Ho nampuna au dohot na adong di au, Gogo dohot hosangki sahat ma tu tanganMi
  2. Sai rajai ma matangki manangkasi dalanMi, Sai patinggil pinggolhi tumangihon hataMi

DOA

Ya Allah Bapa, berkatilah hambaMu untuk semakin mengenal diri sendiri.Amin

Selamat beraktivitas

Jangan Abai Protokol Kesehatan

Tuhan Yesus memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *